
KOTAKU, BALIKPAPAN-Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Provinsi Jawa Barat (Jabar) hadir di Kota Balikpapan untuk mempromosikan wisata dan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) atau disebut Bandara Kertajati, yang berlokasi di Majalengka.
Kegiatan ini bertajuk Smiling West Java Sales Mission, yang dilaksanakan di Hotel Platinum Balikpapan, Kamis (7/11/2023).
Kegiatan ini dihadiri Kepala Disparbud Jabar Benny Bachtiar, Direktur Utama PT BIJB Muhammad Singgih, Executive General Manager Bandara Kertajati Nuril Huda, Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Dinas Pariwisata Provinsi Kaltim Restiawan Baihaqi, Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (DPOP) Kota Balikpapan Ratih Kusuma serta para pelaku usaha travel agensi di Balikpapan.
Bandar udara yang baru dioperasikan sejak 29 Oktober 2023 itu, mendapat animo positif dari masyarakat Indonesia.
Khususnya trafik penerbangan Kalimantan Timur melalui Bandar Udara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan, yang mencapai 11 ribu penumpang sejak hari pertama beroperasi.
“Pertama kami hadir di Kaltim, Balikpapan khususnya karena ada hubungan rute penerbangan. Kemudian kami ingin menawarkan destinasi wisata baru,” ujar Benny Bachtiar, saat jumpa pers, usai kegiatan.
Menurutnya, sebelum Bandara Kertajati aktif melayani penerbangan, masyarakat di luar Jabar masih fokus dengan destinasi wisata seputar Bandung Raya dan Bogor Raya.
“Kawasan wisata di Cirebon Raya tidak kalah cantiknya. Apalagi akses menuju Cirebon Raya sangat dimudahkan dengan adanya Bandara Kertajati dan Akses Tol Cisumdawu Kertajati dan Tol Cipali,” ulasnya.
Menurutnya, hal ini menjadi peluang bagi masyarakat Kaltim untuk mengenal dan menikmati pengalaman wisata baru di Jabar.
Untuk memberikan kemudahan-kemudahan, lanjut Benny, ada beberapa promo yang ditawarkan BIJB berupa gratis ongkos moda transportasi darat dari dan ke Bandara Kertajati, khusus untuk lima kawasan di Jabar.
“Ini dilaksanakan sampai 30 Desember 2023. Tentu ini peluang yang bagus sekali,” katanya.
Tak hanya itu, Benny Bachtiar juga menyampaikan, telah ada pembicaraan di tingkat pimpinan Provinsi Jabar dan BIJB untuk memberikan rangsangan peningkatan trafik penerbangan dengan memberi diskon tiket pesawat, antara 20 sampai 30 persen.
“Nanti tergantung dari ketersediaan anggaran yang kami persiapkan,” katanya.
Ia juga menyebut BIJB terbuka untuk menjalin kerjasama dengan Kaltim, misalnya menyediakan gerai di Bandara Kertajati yang menampilkan produk UMKM Kaltim.
“Kami juga kerjasama untuk akses MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition, red),” katanya.
Sementara itu, Executive General Manager Bandara Kertajati Nuril Huda mengatakan, rute penerbangan Balikpapan-Majalengka, berada dirumah tiga besar trafik penerbangan. Yakni setelah Denpasar dan Medan.
“Karena memang masih keterbatasan armada penerbangan yang melayaninya. Karena sampai saat ini memang belum ada yang setiap hari. Baru empat kali dalam seminggu,” urainya.
Adapun trafik penumpang sejak 29 Oktober 2023 sampai 5 Desember 2023, telah mencapai sekitar 11 ribu penumpang.
Menurutnya, dengan adanya penerbangan setiap harinya nanti, maka dipastikan jumlah penumpang antar Majalengka-Balikpapan akan meningkat.
Bahkan bisa jadi melebihi trafik penumpang rute Medan-Majalengka yakni sekitar 15 ribu penumpang, yang telah mengakomodasi penerbangan setiap hari.
“Makanya dengan keterbatasan armada, namun pencapaiannya telah luar biasa. Kami yakin jika penerbangan setiap hari, pasti trafik penumpangnya bisa lebih tinggi lagi,” pungkasnya. (*)



