Metro Advertorial

Disparpora Dorong Pembinaan Atlet Cilik Balikpapan

KOTAKU, BALIKPAPAN-Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) terus mendorong pembinaan atlet usia dini sebagai bagian dari strategi jangka panjang mencetak generasi juara.

Salah satu bentuk dukungan tersebut melalui Kejuaraan Kota (Kejurkot) Catur yang digelar Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Balikpapan, Minggu (15/6/2025) di Balikpapan Ocean Square (BOS) Mal.

Kegiatan ini diikuti oleh 100 peserta dari berbagai jenjang usia, terdiri 21 atlet tingkat SD, tujuh atlet dari tingkat SMP, serta 54 peserta dari kategori senior umum.

Kejurkot ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana pengembangan potensi, evaluasi kemampuan, dan regenerasi atlet catur daerah.

Kepala Disparpora Balikpapan Ratih Kusuma, menegaskan bahwa ajang ini merupakan salah satu upaya strategis dalam menjaring dan membina atlet berbakat sejak usia dini hingga level senior.

“Ajang ini menjadi ruang silaturahmi dan pembinaan atlet secara berkelanjutan, khususnya cabang olahraga catur,” ujar Ratih saat dikonfirmasi, Senin (16/6/2025).

Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi langkah awal dalam mempersiapkan para atlet menghadapi kejuaraan tingkat regional maupun nasional.

Tak hanya itu, Ratih menyampaikan telah mengusulkan agar catur masuk sebagai salah satu cabang olahraga daerah (Obda), yang nantinya akan mendapatkan dukungan pembinaan lebih optimal.

“Kejuaraan ini juga menjadi bagian dari persiapan menuju Kejurprov (Kejuaraan Provinsi, Red).

Kami berharap catur segera masuk dalam daftar Obda agar pembinaannya bisa ditingkatkan,” jelasnya.

Disparpora Balikpapan turut mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan ajang ini, mulai dari panitia, sponsor, hingga semua unsur yang terlibat.

“Semoga kejuaraan seperti ini bisa terus berkelanjutan dan memberi dampak positif bagi perkembangan olahraga catur di Balikpapan,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Kejurkot Hadi, mengungkapkan bahwa ajang ini menjadi bagian penting dalam pembinaan dan regenerasi atlet muda.

“Kami berharap, dari sini lahir bibit-bibit unggul yang bisa membawa nama Balikpapan bersaing di tingkat nasional,” tutupnya optimis. (*)

To Top

You cannot copy content of this page