Metro

DKUMKMP Balikpapan Sosialisasi Sistem Jaminan Produk Halal

Suasana sosialisasi sistem jaminan produk halal yang dilaksanakan DKUMKMP Balikpapan (kotaku.co.id/ryan)

KOTAKU, BALIKPAPAN-Dinas Koperasi, Usaha Mikro Kecil Menengah dan Perindustrian (DKUMKMP) Kota Balikpapan menggelar sosialisasi sistem jaminan produk halal dan pendampingan registrasi halal Self Declare.

Kegiatan itu diikuti sekitar 30 pelaku UMKM dan dilaksanakan di Hotel Tjokro Balikpapan, Selasa (7/11/2023).

Kepala DKUMKMP Kota Balikpapan Heru Ressandy mengatakan, sertifikasi halal penting karena menjadi standar untuk mempertegas bahwa produk yang dihasilkan terjamin kehalalannya.

“Akselerasi ini sangat dibutuhkan sesuai program pemerintah pusat agar makin banyak produk yang bersertifikat halal. Di antaranya melalui Self Declare,” ujarnya, ditemui di sela-sela kegiatan.

Self Declare merupakan pernyataan status halal produk usaha mikro dan kecil oleh pelaku usaha.

Memang tidak serta merta pelaku usaha dapat menyatakan produknya halal, namun tetap ada mekanisme yang mengaturnya.

Self Declare wajib memenuhi syarat tertentu, antara lain perlunya ada pendampingan. Salah satunya melalui sosialisasi seperti yang digelar DKUMKMP Balikpapan.

“Hal ini sangat penting untuk menjamin (produk). Bahwa negara hadir dan memberikan perlindungan serta jaminan tentang kehalalan produk yang dikonsumsi dan digunakan masyarakat,” ulasnya.

Selain itu, Heru menyebut ada beberapa keuntungan yang bisa didapatkan para pelaku usaha yang telah mengurus serikat halal.

Misalnya menjadi Unique Selling Point atau poin plus dalam promosi penjualan produknya.

“Juga mudah masuk dalam pasar global dan meningkatkan kepercayaan kepada konsumen,” sambungnya kemudian.

Namun demikian, kata dia, implementasi sertifikasi halal tidak mudah. Banyak permasalahan yang teridentifikasi dan membutuhkan solusi.

Khususnya untuk aspek produksi dan pengolahan, serta standardisasi produk.

“Untuk itu kami hadir memberikan dukungan kepada para pelaku UMKM.

Kami bekerja sama dengan ULS (Unit Layanan Strategis, Red) Halal Center Universitas Mulawarman (Unmul),” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, hadir dua narasumber dari ULS Halal Center Unmul Samarinda. Yakni Hadi Suprapto dan Aswita Emmawati.

“Jadi para narasumber akan memberikan bimbingan. Dan ada pendampingan proses produksi halal oleh delapan orang pendamping PPH (Proses Produk Halal, Red) dari instansi kami,” pungkasnya. (*)

To Top

You cannot copy content of this page