
KOTAKU, BALIKPAPAN-DPRD Balikpapan menggelar rapat paripurna lanjutan untuk membahas rancangan peraturan daerah (Raperda) Perubahan APBD Tahun 2025.
Dengan agenda penyampaian jawaban Wali Kota Balikpapan terhadap pandangan umum Fraksi-Fraksi yang telah disampaikan, Rabu (20/8/2025).
Rapat ini dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Balikpapan Yono Suherman di Gedung Parkir Klandasan, Senin (25/8/2025).
Yono mengatakan bahwa secara umum Fraksi-Fraksi mendukung upaya Pemkot Balikpapan dalam melaksanakan pembangunan dan perbaikan fasilitas Kota Balikpapan.
Namun, dia menegaskan pentingnya memastikan setiap anggaran yang dialokasikan dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
“Sebagai representasi suara rakyat, kami perlu memastikan bahwa setiap rupiah yang dialokasikan dapat dirasakan manfaatnya secara optimal oleh masyarakat,” ujarnya.
Dalam rapat tersebut, Fraksi-Fraksi mendorong Pemkot Balikpapan untuk berinovasi, salah satunya dengan memanfaatkan potensi industri kreatif yang sedang berkembang.
Langkah ini dianggap dapat meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) sehingga ketergantungan terhadap dana transfer bisa berkurang.
Yono juga mengingatkan bahwa waktu efektif pelaksanaan dana Perubahan APBD 2025 hanya tersisa empat bahkan tiga bulan. Oleh karena itu, Fraksi-Fraksi mengimbau Pemkot Balikpapan untuk memaksimalkan penyerapan anggaran guna meminimalkan sisa lebih pembiayaan anggaran (Silpa).
“Fraksi-Fraksi mengimbau agar pemerintah biisa memaksimalkan penyerapan anggaran,” ucapnya.
Rapat paripurna lanjutan akan digelar Selasa (26/8/2025), dengan agenda penyampaian pandangan akhir Fraksi-Fraksi terhadap Raperda Perubahan APBD 2025.
Pembahasan ini menjadi langkah penting untuk memastikan kebijakan anggaran sejalan dengan kebutuhan masyarakat Balikpapan. (*)



