
Selain memberikan ultimatum, dia juga sudah mengingatkan Pemerintah Kota. Tidak mencairkan anggaran sementara waktu, sambil menunggu progres pengerjaan memenuhi target.
Diketahui, hingga pekan ketiga November ini, progres proyek pengendalian banjir ini baru menyentuh 1 persen, atau hanya bertambah 0,1 persen setelah sidak pekan lalu.
Dalam kesempatan itu, Cahyadi menargetkan penambahan 100 pekerja.
“Ini kami terbangkan beberapa tenaga dari Jawa itu 50 orang dan kami juga datangkan lagi saat ini masih dalam perjalanan sebanyak 25 orang. Itu nanti kami gunakan sistem lebur,” pungkasnya. (*)



