
Diketahui, selain Nuril Huda dan Mudahri, terdapat dua nama yakni Andri Susanto dan Ponimin yang juga diusulkan oleh warga setempat dalam pemilihan tersebut. Namun keduanya menyatakan mengundurkan diri lantaran memiliki aktivitas kerja yang padat. Sehingga dikhawatirkan tidak maksimal dalam menjalankan kepengurusan apabila terpilih.
“Walaupun kepengurusan baru sudah terpilih, kami tetap melibatkan beberapa perwakilan kedua RT sebagai penasihat dan para sesepuh yang menjadi pembina Musala Ma’mun Ilahi,” pungkasnya. (*)



