
KOTAKU, BALIKPAPAN-Pertamina gelar pelatihan HSSE bagi binaan CSR program energi baru terbarukan, Kamis (26/8/2021). Kegiatan dihadiri Operation Head Pertamina DPPU Sepinggan Heri Ashari, Plt Kepala Dinas Dinas Lingkungan Hidup Kota Balikpapan Nursyamsiarni D Larose. Hadir juga Kepala Bidang Penataan Hukum dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup dan HSSE MOR VI selaku pemateri.
Melalui siaran pers yang disampaikan, Selasa (31/8/2021) dijelaskan, pelatihan diberikan Pertamina kepada kelompok binaan CSR, ABADAN dalam program Pertamina Balikpapan Energi Terbarukan (Better) di area kerja Pertamina DPPU Sepinggan Group. Selain memberikan bantuan berupa sarana dan prasarana penunjang kegiatan kelompok yang selama ini sudah dijalankan, Pertamina juga melakukan sharing knowledge terkait aspek HSSE kepada ABADAN sebagai bentuk komitmen untuk memberikan pengetahuan yang dimiliki oleh Pertamina. Hal ini dilakukan dengan harapan ilmu yang diberikan dapat diterapkan atau diaplikasikan ABADAN dalam menjalankan program Pertamina Better. Melalui kegiatan pelatihan HSSE ini, diharapkan ABADAN dapat bekerja secara baik, aman dan sehat, sehingga dapat terus menebarkan energi kebaikan kepada masyarakat.
Materi yang diberikan dalam pelatihan ini adalah terkait dengan safety induction, risiko kebakaran dan potensi kecelakaan kerja.
“Pelatihan HSSE kepada mitra binaan ini, dilakukan sebagai bentuk komitmen Pertamina untuk terus berbagi ilmu dan pengetahuan kepada kelompok binaan agar teman-teman juga dapat terus maju,” jelas Heri Ashari.
Unit Manager Comm, Rel & CSR Pertamina MOR VI Regional Kalimantan Susanto August Satria menambahkan, program ini sesuai dengan target Pertamina Regional Kalimantan dalam mendorong pencapaian target SDGs di Kota Balikpapan, khususnya pilar pembangunan ekonomi dan pembangunan lingkungan.
Sementara itu Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Nursyamsiarni D Larose menyampaikan dukungan terhadap program Pertamina Better untuk pelatihan HSSE kepada ABADAN, selaku kelompok binaan yang fokus pada pengelolaan sampah sehingga memiliki nilai manfaat dan ekonomis yang lebih. “Ke depannya kami berharap dengan kegiatan ini, maka target pengurangan sampah kota sebesar 30 persen tahun 2025 melalui Jakserada (kebijakan strategi daerah pengelolaan sampah, Red) Kota Balikpapan ini akan tercapai. Kerja tim dan kolaborasi multistakeholder seperti yang dilakukan oleh Pertamina Better dan ABADAN ini sangat kami apresisai sebagai langkah maju dan mendukung karena masa pandemic ini segala hal menjadi lebih sulit dengan lebih konsisten tapi tidak menurunkan semangat bersama untuk terus berkembang,” tutupnya. (*)



