
Sebagaimana diketahui, Kecamatan Pronojiwo, merupakan wilayah yang saat ini terpisah akibat satu-satunya akses jembatan penghubung terputus akibat diterjang lahar Gunung Semeru, sehingga banyak bantuan yang masuk di Kabupaten Lumajang kesulitan menyalurkan ke wilayah Kecamatan Pronojiwo. Dari data yang diperoleh, setidaknya ada 600 korban bencana diungsikan di sekolah, masjid dan pengungsian mandiri.
“Kami menyalurkan bantuan sembako, obat obatan, perlengkapan pembalut wanita, pampers , pakaian layak, makanan cepat saji, peralatan mandi, dan kebutuhan lainnya. Dan ini merupakan bantuan tahap II setelah sebelumnya kami hadir di Kecamatan Candipuro desa Sumberwuluh, kabupaten Lumajang,” kata Bambang Haryo, yang juga penasehat Utama PT Dharma Lautan Utama.
Selain memberikan bantuan, BHS dan tim juga memberikan terapi trauma healing sekaligus menghibur para korban bencana baik dewasa sampai ke anak anak, agar bisa mengurangi trauma. “Saya juga melihat langsung lokasi kejadian, beberapa desa terendam lahar dan beberapa permukaan lahar masih terasa hangat.
Semoga kejadian bencana erupsi Gunung Semeru bisa segera dipulihkan, dan pemerintah pusat bersama daerah segera melakukan pembenahan, penanggulangan bencana dikemudian hari dengan baik, agar tidak menimbulkan korban,” tutup BHS. (*)



