Parlementaria

Fasum Kurang Strategis, DPRD Balikpapan Tagih Komitmen Pengembang

KOTAKU, BALIKPAPAN-Penempatan fasilitas umum (fasum) seperti rumah ibadah dan jaringan jalan sejumlah kompleks perumahan di Balikpapan dinilai belum strategis dan kurang mendukung mobilitas warga.

Hal ini disampaikan Ketua Komisi III DPRD Balikpapan H Yusri saat diwawancara, Kamis (26/6/2025).

Menurut Yusri, masih banyak pengembang perumahan yang tidak mempertimbangkan aspek fungsional dalam perencanaan fasum, terutama terkait aksesibilitas dan konektivitas jalan.

“Beberapa rumah ibadah dan jaringan jalan dibangun tanpa memperhatikan kemudahan akses bagi warga.

Hal ini tentu berdampak terhadap aktivitas sehari-hari masyarakat, bahkan bisa memperburuk kemacetan,” ujarnya.

Yusri juga menyoroti kondisi jalan dalam perumahan yang belum terintegrasi secara optimal dengan jalur utama.

Meski beberapa portal jalan telah dicabut demi meningkatkan konektivitas, ia menilai upaya itu belum cukup jika tidak dibarengi dengan perencanaan jangka panjang yang matang.

“Kami ingin agar semua pengembang lebih serius memperhatikan letak fasilitas umum. Ini bukan hanya soal pembangunan fisik, tetapi juga menyangkut kenyamanan, keamanan, dan efisiensi mobilitas warga,” tegasnya.

Legislator Partai Golkar ini menambahkan, aspek keamanan memang menjadi pertimbangan para pengembang saat merancang jaringan jalan dan akses masuk perumahan.

Namun, hal tersebut perlu disesuaikan dengan kebutuhan konektivitas yang menjadi hak warga.

Untuk itu, DPRD Balikpapan mendorong adanya kolaborasi yang lebih kuat antara Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan, pengembang perumahan, dan DPRD dalam proses perencanaan hingga pengawasan pembangunan fasum.

“Penempatan rumah ibadah dan infrastruktur jalan harus mempertimbangkan kebutuhan masyarakat serta selaras dengan rencana tata ruang dan pengembangan kota dalam jangka panjang,” pungkas Yusri.

Lebih dari itu, DPRD Balikpapan berharap setiap kompleks perumahan yang dibangun, mampu menyediakan fasum yang tidak hanya layak, tetapi juga strategis dan fungsional bagi seluruh warga. (*)

To Top

You cannot copy content of this page