Metro Advertorial

FunTAXtik Run 2025 Rampung, Berikut Enam Pelari Raih Gelar Tercepat

Idham (dua dari kanan) berfoto bersama tiga pemenang FunTAXtik Run kategori wanita seusai menyerahkan hadiah (foto:kotaku.co.id/chandra)

KOTAKU, BALIKPAPAN-Gelaran FunTAXtik Run 5 Kilometer yang menjadi bagian dari rangkaian Gebyar Pajak 2025 resmi dituntaskan Badan Pengelolaan Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (BPPDRD) Kota Balikpapan, Sabtu (6/12/2025).

Lomba lari yang dibuka oleh Wali Kota Balikpapan DR H Rahmad Mas’ud itu berlangsung meriah di Taman Bekapai, Jalan Jenderal Sudirman, Klandasan Ilir.

Sebanyak 500 peserta ikut ambil bagian untuk memeriahkan dan memenangkan tiga juara dari kategori berbeda.

Dalam perlombaan tersebut, enam pelari dari kelas pria dan wanita berhasil mencatatkan waktu tercepat dan dinobatkan sebagai juara pertama hingga ketiga.

Kategori pria, Lauri keluar sebagai juara pertama dengan waktu 18 menit 45 detik. Disusul Rizky sebagai juara kedua dengan catatan waktu 18 menit 50 detik, dan posisi ketiga diraih Samari Iateno yang menuntaskan lomba dengan waktu 19 menit 10 detik.

Sedangkan untuk kategori wanita, Zahra Aurelia tampil sebagai yang tercepat dengan waktu 25 menit 03 detik. Tempat kedua diraih Inta Sari dengan waktu 31 menit 24 detik, serta posisi ketiga diraih Debi S dengan waktu 33 menit.

Kepala BPPDRD Balikpapan Idham, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemenang maupun peserta. Dia berharap prestasi para juara dapat terus meningkat dalam ajang-ajang berikutnya.

“Kepada para pemenang, semoga bisa lebih baik lagi dalam event-event lari mendatang. Dan untuk peserta yang belum menang, tetap semangat, terus berlatih, dan jaga kesehatan,” ujarnya.

Idham juga menegaskan bahwa penyelenggaraan FunTAXtik Run merupakan bentuk apresiasi pemerintah kepada masyarakat yang taat membayar pajak daerah.

Tak lupa dia menyampaikan terima kasih kepada seluruh wajib pajak yang ikut berkontribusi terhadap pembangunan Kota Balikpapan.

“Acara ini adalah wujud penghargaan kepada masyarakat yang telah patuh membayar PBB dan pajak daerah lainnya. Semua ini untuk pembangunan Kota Balikpapan,” tuturnya.

Meski tahun depan pemerintah menghadapi penyesuaian anggaran akibat pemangkasan Dana Bagi Hasil (DBH), Idham berharap kegiatan Gebyar Pajak tetap dapat digelar.

“InsyaAllah, meski ada efisiensi anggaran, kami berharap Gebyar Pajak tetap bisa dilaksanakan tahun depan sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat,” pungkasnya. (*)

To Top

You cannot copy content of this page