
KOTAKU, BALIKPAPAN-Luqman Asy’ari, mahasiswa semester tujuh Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Balikpapan sukses meraih Juara I Pemuda Berprestasi Kota Balikpapan 2025 gelaran Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Balikpapan.
Penghargaan itu dia terima momen peringatan Hari Sumpah Pemuda yang berlangsung di halaman Balai Kota Balikpapan, Selasa (28/10/2025) yang diserahkan langsung oleh Wali Kota Balikpapan DR H Rahmad Mas’ud beserta Kepala Disporapar Balikpapan dr CI Ratih Kusuma Dewi.
Bagi Luqman, prestasi bukan sekadar gaya atau penghargaan, tapi soal dampak. Prinpip hidupnya, keberhasilan sejati lahir dari kepedulian terhadap sesama.
Maka dari itu, penghargaan ini bukan akhir perjalanan, melainkan awal untuk berbuat lebih banyak bagi masyarakat dan lingkungan.
“Saya percaya prestasi itu tentang manfaat. Bagaimana bisa memberi nilai tambah untuk sekitar,” ujarnya usai menerima penghargaan.
Penghargaan ini diraih sebagai buah dari komitmennya merintis komunitas sosial bernama “Menginspirasi” sejak Juli 2024.
Disebutkan, komunitas yang melibatkan banyak relawan muda tersebut sampai saat ini aktif dalam berbagai kegiatan sosial, pendidikan, dan lingkungan.
“Kami ingin anak muda tidak hanya rebahan dan scroll media sosial, tapi juga turun langsung di tengah masyarakat,” jelasnya saat ditanya mengenai ihwal lahirnya gagasan mendirikan komunitas Menginspirasi.
Melalui komunitas tersebut, Luqman bersama timnya rutin mengadakan kegiatan edukasi bagi anak putus sekolah, aksi bersih pantai dan kawasan kumuh, hingga program Jumat Berkah untuk warga kurang mampu.
Setiap kegiatan, dia mampu memberi manfaat setidaknya bagi 100 warga Balikpapan.
Selain bergerak dalam bidang sosial, komunitas “Menginspirasi” juga memegang misi membuka peluang beasiswa dan pelatihan bagi anak didik kurang mampu.
Luqman menjelaskan, semua kegiatan dijalankan secara transparan melalui dukungan donatur pribadi, CSR, dan instansi pemerintah.
“Kami kolaboratif dan terbuka. Setiap kegiatan kami laporkan dengan jelas kepada pihak pendukung,” jelasnya.
Di balik keberhasilan Luqman, ada dukungan Disporapar Balikpapan. Komunitas ini menjadi salah satu binaan.
“Alhamdulillah, Disporapar sangat mendukung kami sehingga kami makin pede dan enggak canggung lagi.
Terima kasih selalu memberi ruang, arahan, dan motivasi agar kami terus bergerak,” ungkapnya.
Luqman juga menyampaikan apresiasi atas bimbingan dan fasilitas yang diberikan selama proses kompetisi berlangsung.
Dia menilai dukungan pemerintah menjadi kunci keberhasilan banyak pemuda di Balikpapan untuk berkembang dan berkontribusi.
“Terima kasih kepada Disporapar Balikpapan, terutama kepada ibu Ratih Kusuma dan seluruh jajaran yang selalu memberi pendampingan dan fasilitas. Tanpa mereka, saya tidak akan sampai di titik ini,” ucapnya bersyukur. (*)



