
KOTAKU, BALIKPAPAN-Warga Kelurahan Muara Rapak, Balikpapan Utara mengeluhkan sering hilang uang tabungan secara misterius. Hal itu diungkapkan oleh PU warga yang tinggal di Km 3,5 Kelurahan Muara Rapak. Dia menceritakan apa yang dialami kepada rekannya sesama warga Muara Rapak yakni AH yang tinggal di Km 2.
“Dia curhat sama saya, uang dalam tabungannya hilang secara misterius. Padahal tidak ada tanda-tanda bekas pencurian ataupun pembobolan oleh pelaku,” kata dia kepada saat dijumpai, Senin (1/8/2022).
Mendengarkan cerita itu, AH tidak percaya dan sempat bergurau dengan PU bahwa yang melakukan pencurian tersebut adalah sosok makhluk halus yang kerap disebut ‘Tuyul’. Dari cerita PU kepada AH, dia mengatakan kehilangan uang hingga jutaan rupiah yang ia tabung untuk keperluan masa depan bersama istrinya.
“Nah Sabtu (30/7/2022) saya kan ngopi sama teman-teman, saya masih ingat simpan uang di kantong itu total Rp250 ribu, Rp100 ribu saya simpan di kantong jas, Rp100 ribu di kantong sebelah kiri dan yang Rp50 ribu di celana. Nah pas saya cek sorenya kok hilang yang di sebelah kiri,” tuturnya.
AH mengira uang tersebut diambil oleh keponakannya. Kemudian beberapa saat kemudian ia kembali mengecek uang dalam jas tersebut hanya tersisa Rp100 ribu. Kecurigaan AH pun mulai mencuat. Dia langsung teringat dengan ceritanya rekannya.
“Saya baru ingat ada celengan di atas lemari, karena khawatir, jadi saya coba cek. Pas saya cek kok ringan, nah di situ saya sudah khawatir,” ujarnya.
AH pun memanggil adiknya dan keluarganya untuk mengambil tang guna membuka celengan yang tertutup rapat itu. Benar saja, uang tabungan AH hilang secara misterius dan hanya menyisakan pecahan ribuan saja.
“Saya itu kalau nabung paling sedikit setiap hari Rp100 ribu, kadang sekali nabung juga Rp200 ribu lebih. Saya juga catat setiap masukkan uang, jadi saya hitung-hitung dari catatan itu ada 146 kali (menabung). Nah hitung aja sudah berapa, yang jelas pas saya bongkar itu cuma tersisa uang Rp50 ribu satu lembar, sisanya pecahan Rp5 ribu,” ulasnya.
Usut punya usut, rupanya adik AH juga kerap kehilangan uang yang disimpan di rumah, secara misterius. Sehingga kuat dugaan uang tersebut dicuri tuyul.
“Itu bener-benar gak ada jejak, kaleng masih utuh, uang ditabung sejak 2019 lalu, padahal celengan itu sudah saya lem kuat dan hanya lubang kecil, jadi kalau mau masukin uang harus digulung kecil agar bisa masuk. Nah logikanya kalau diambil, bagaimana caranya. Jejaknya pun nggak ada, bingung juga. Ternyata orang-orang sini juga suka hilang uangnya, adik saya juga, cuma nominalnya ratusan ribu aja,” tutupnya. (*)



