
KOTAKU, BALIKPAPAN-Gempa bumi tektonik magnitudo 4,2 mengguncang kawasan Bengalon, Sangatta, Kalimantan Timur, Selasa (9/5/2023).
Berdasarkan informasi yang dihimpun awak media kotaku.co.id melalui aplikasi Inarisk, gempa terjadi sekira pukul 14.13 Wita dengan kedalaman kurang lebih 35 meter di bawah permukaan laut.
Peristiwa itu dibenarkan oleh Kepala Stasiun Geofisika BMKG Balikpapan Rasmid. Menurutnya, gempa itu merupakan gempa bumi dangkal disebabkan pergeseran lempeng tektonik lokal.
“Jika dilihat secara visual, dari Bengalon sampai Sangkulirang itu ada pegunungan yang sejajar seperti tebing, jadi di situ yang namanya sesar lokal,” kata Rasmid, saat dikonfirmasi via sambungan telepon, Selasa (9/5/2023).
Dia menyebut kecil kemungkinan terjadi gempa susulan karena kekuatan gempa yang tak begitu besar.
Adapun dampak gempa yang dirasakan di Bengalon dengan intensitas II-III MMI atau getaran dirasakan nyata dalam rumah dan terasa getaran seakan-akan ada truk melintas.
“Hingga saat ini, tidak terdapat laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan gempa bumi tersebut,” tuturnya.
Pihaknya pun terus melakukan monitoring aktivitas tektonik di kawasan itu. Early Warning atau peringatan dini terkait gempa yang lebih dahsyat, kata dia, jika terjadi gempa dengan durasi yang pendek.
“Ini kan baru satu. Kalau termonitor lagi bisa jadi warning, tapi saat ini hanya satu saja. Hanya gempa tunggal jadi aman,” tuturnya.
Ia merekomendasikan masyarakat di wilayah Bengalon dan sekitarnya tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang kebenarannya tidak dapat dipertanggungjawabkan. (*)



