Corak

Gerakan Tanam Sayur di Halaman Cara PKK Balikpapan Pacu Ketahanan Pangan Keluarga

Selanjutnya, benih cabe 18 bungkus untuk 18 kelurahan, benih terong dua bungkus untuk dua kelurahan, benih sawi 10 bungkus untuk 10 kelurahan, benih gambas delapan bungkus untuk delapan kelurahan, benih kangkung enam bungkus untuk enam kelurahan, benih bayam dua bungkus untuk dua kelurahan, benih pare enam bungkus untuk enam kelurahan serta paket bude atau budidaya ember 18 paket untuk 18 kelurahan.

“Bibit benih yang sudah dibagikan ini dapat tumbuh subur dan memberikan manfaat untuk masyarakat. Kegiatan bercocok tanam dapat menular kepada lingkungan sekitar, sehingga dapat memanfaatkan lahannya menjadi produktif,” paparnya.

Ketua Pokja III ini berharap, agar PKK kelurahan dan kecamatan melakukan monitoring dan evaluasi kegiatan sehingga dapat berkesinambungan.

Dalam kegiatan yang dilakukan secara langsung maupun virtual ini memperkenalkan jahe Balikpapan yang merupakan tanaman khas dari Kota Balikpapan yang ditemukan di Hutan Lindung Sungai Wain yang akan ditanam langsung oleh Ketua TP PKK Balikpapan. Jahe Balikpapan yang ditemukan sejak tahun 2006 dengan tinggi tanaman sekitar 2 meter ini diberikan dari Dinas Lingkungan Hidup Balikpapan. “Tidak hanya untuk menangkal virus Corona, jahe Balikpapan ini juga diteliti untuk obat kanker dan diabetes,” pungkasnya.

Bantuan langsung diberikan dari Kantor Perwakilan Bank Indonesia berupa bibit, Bank Mandiri memberikan bantuan material, PT Pegadaian menyerahkan bantuan tabungan emas dan bantuan lingkungan berupa dua tenda dan 100 kursi, Dinas Pangan Pertanian dan Perikanan Balikpapan memberikan bantuan bibit serta Dinas Lingkungan Hidup Balikpapan memberikan bibit jahe Balikpapan diterima langsung oleh Ketua Tim Penggerak PKK Balikpapan.(*)

Pages: 1 2

To Top

You cannot copy content of this page