
KOTAKU, BALIKPAPAN-Pesan inspiratif datang dari Rajwa Nabilah Salma, perwakilan Forum Komunikasi Mahasiswa Politeknik Se-Indonesia (FKMPI) Politeknik Negeri Balikpapan (Poltekba).
Bersama organisasinya, Rajwa, menerima penghargaan dari Pemerintah Kota (Pemkot):Balikpapan untuk kategori Organisasi Pemuda Berprestasi bidang Kemahasiswaan.
Rajwa mengaku bersyukur dan bangga atas penghargaan yang diserahkan langsung oleh Wali Kota Balikpapan DR H Rahmad Mas’ud, saat peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 tahun 2025 yang digelar di halaman Balai Kota, Selasa (28/10/2025).
Dia menyebut penghargaan itu menjadi bukti nyata bahwa kerja keras dan kepedulian sosial tidak pernah sia-sia.
“Saya sangat senang dan bersyukur. Karena selama beberapa tahun terakhir kami gencar turun dan hadir di tengah masyarakat, dan Alhamdulillah mendapat apresiasi dari pemerintah,” ujarnya dengan senyum bahagia.
Menurut Rajwa, penilaian dewan juri tidak hanya menitikberatkan capaian akademik, tetapi juga arah gerak organisasi yang memberi dampak positif bagi masyarakat.
Lebih lanjut, Rajwa memaparkan bahwa FKMPI Politeknik Negeri Balikpapan secara konsisten menjalankan program unggulan bernama Program Ormawa Membangun Negeri (POMN) selama empat tahun terakhir.
Melalui program itu, mendapat pendanaan dari pemerintah untuk melaksanakan kegiatan pembinaan dan pemberdayaan masyarakat.
“Salah satu kegiatan kami tahun lalu adalah membuat alat filtrasi air di Samboja. Kami membangun sistem penyaring air sederhana yang bisa dimanfaatkan masyarakat setempat,” terangnya.
Atas dedikasi dan kontribusi itu, FKMPI Politeknik Negeri Balikpapan menerima penghargaan dari Pemkot Balikpapan.
Rajwa berharap penghargaan tersebut turut memacu semangat generasi muda agar terus bergerak dan berinovasi bagi kemajuan daerah.
“Teruslah melangkah menuju jenjang yang lebih baik. Jadilah generasi yang membawa perubahan positif dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” pesannya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Balikpapan CI Ratih Kusuma, menjelaskan bahwa proses penentuan penerima penghargaan dilakukan secara bertahap.
“Prosesnya memang cukup panjang, mulai dari pendaftaran, seleksi, hingga tahap pemaparan yang dilakukan oleh peserta,” ungkap Ratih.
Dia berharap penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi generasi muda untuk terus berkarya dan berperan aktif dalam pembangunan daerah. (*)



