Metro

Hamas Pupuk Nasionalisme Warga Padat Karya Balikpapan Timur, Seru!!

“Ada empat kesepakatan bangsa yang harus dijaga dan dipertahankan. Pancasila, UUD 45, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika,” kata Hamas sapaan akrab Hasanuddin Mas’ud saat mengawali sosialisasi.

Adapun tantangan yang dihadapi saat ini. Yakni kemudahan mengakses informasi simpang siur dari handphone. “Dalam kehidupan sehari-hari sangat mudah ditemukan orang tua menyuguhkan handphone untuk anak-anak. Bahkan usia lima tahun,” ujarnya memberi gambaran.

Tanpa pendampingan orang tua bukan tidak mungkin akan berdampak negatif.

Guna memperkuat pemahaman wawasan kebangsaan hadir Kepala Bidang (Kabid) Kesatuan Bangsa, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Balikpapan Ruddy Suwanto dan Ketua Majelis Pemuda Indonesia Andi Welly sebagai narasumber.

Dalam kesempatan tersebut, Ruddy Suwanto mengapresiasi aksi Hamas yang getol mensosialisasikan wawasan kebangsaan kepada masyarakat. “Perlu membumikan kembali Pancasila. Setelah merdeka masyarakat harus bersatu, berdaulat, (hidup) adil dan makmur,” seru Ruddy Suwanto.

Yang terpenting lanjut dia, masyarakat juga perlu menanamkan rasa memiliki negeri dan menolak ajaran radikalisme.

Hal senada juga disampaikan Andi Welly. Dia mengingatkan agar dalam kehidupan sehari-hari wajib mengimplementasikan Pancasila.

Warga pun antusias mengikuti sosialisasi. Apalagi dirangkai dengan kuis berhadiah.

Siapa kita……….. Indonesia
Ideologi kita……..Pancasila
Kewajiban kita… Bela megara
NKRI……………….. Harga mati. (*)

Pages: 1 2

To Top

You cannot copy content of this page