
KOTAKU, BALIKPAPAN-Sebanyak 1.730 peserta berasal dari berbagai kalangan, mulai pelajar hingga masyarakat umum, meriahkan peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-42 di Kota Balikpapan bertajuk Haornas Fest 2025 Balikpapan yang digelar di Balikpapan Tennis Stadium (BTS), Jumat (26/9/2025).
Pembukaan acara berlangsung semarak dengan tendangan bola simbolis oleh peserta Haornas, didampingi Wakil Wali Kota (Wawali) Balikpapan DR H Bagus Susetyo, serta Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Balikpapan CI Ratih Kusuma.
Sorak-sorai dan semangat para peserta terasa membara sejak awal kegiatan yang akan berlangsung selama empat hari, mulai 25-28 September 2025 itu.
“Ada enam cabang olahraga yang dipertandingkan dalam Haornas Fest 2025, yaitu e-Sports, bulu tangkis, mini fun football, domino, voli, dan push bike,” ungkap Ratih Kusuma di sela kegiatan.
Menurut Ratih, para peserta berasal dari berbagai tingkatan, mulai dari PAUD, SD, SMP, SMA, hingga masyarakat umum se-Kota Balikpapan.
Ajang ini menjadi ruang ekspresi bagi masyarakat untuk menyalurkan minat olahraga sekaligus mempererat semangat kebersamaan.
“Melalui Haornas Fest ini, kami ingin membangun sportivitas dan kebersamaan, sekaligus menumbuhkan minat olahraga sejak dini agar tercipta generasi yang sehat, tangguh, dan berprestasi.
Sesuai tema ‘Olahraga Satukan Kita,’ kegiatan ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat persatuan dan rasa cinta terhadap Indonesia,” ujarnya penuh semangat.
Dalam kesempatan itu, Wawali Bagus Susetyo, turut memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan Haornas Fest 2025 yang memadukan unsur olahraga tradisional, modern, dan digital.
“Olahraga memiliki kekuatan luar biasa dalam menyatukan semua elemen bangsa.
Melalui kegiatan ini, tidak hanya merayakan olahraga, tetapi juga menghidupkan semangat persaudaraan lintas usia dan latar belakang,” tutur Bagus.
Dia menambahkan, Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan berkomitmen penuh dalam mendukung pengembangan dunia olahraga, baik melalui peningkatan fasilitas, penyelenggaraan kompetisi, maupun pemberdayaan atlet lokal.
“Kami ingin menjadikan olahraga sebagai gaya hidup masyarakat Balikpapan. Bukan hanya soal fisik yang sehat, tapi juga sebagai sarana membangun karakter, disiplin, dan semangat cinta tanah air,” tegasnya. (*)



