
KOTAKU, BALIKPAPAN-Antisipasi lonjakan pengunjung di pusat perbelanjaan jelang Hari Raya Idulfitri, Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid 19 membuka delapan Posko Terpadu di sejumlah titik di Balikpapan.
Dalam sidak monitoring di e.Walk dan Pentacity Balikpapan Superblock (BSB), Kamis (6/5/2021) tadi malam, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Zulkifli menuturkan bahwa Posko Terpadu merupakan pengawasan dan pendisiplinan protokol kesehatan khususnya di pusat perbelanjaan dan pusat-pusat kuliner.
“Kami menurunkan 10 personel ditiap Posko Terpadu. Untuk Kota Balikpapan kini terdapat delapan Posko Terpadu Covid-19,” jelasnya kepada Kotaku.co.id.
Zulkifli mengatakan momentum menjelang Hari Raya Idulfitri banyak masyarakat yang berkumpul dipusat-pusat perbelanjaan dan dikhawatirkan akan terjadi kerumunan sehingga perlu kehadiran petugas untuk mengingatkan.
“Selain itu petugas juga turut membantu melakukan penghitungan kapasitas pengunjung. Jika sudah lebih dari 50 persen maka akan dilakukan penutupan sementara,” paparnya.
Adanya pembatasan kapasitas pengunjung, pihak mal bersama petugas setempat akan menerapkan sistem buka tutup jika diperlukan.
“Jadi ya buka tutup, misalnya kapasitas mal ini 1.000 pengunjung, maka petugas kami nanti mengingatkan untuk tutup dulu, pengunjung lainya belakangan antre masuknya untuk menunggu pengunjung lainya keluar. Mereka yang berada di mal itu bersifat dinamis atau bergerak kan, bukan statis nah itu yang didisiplinkan oleh teman-teman petugas,” bebernya.
Untuk diketahui, Posko Terpadu Covid-19 beroperasi 6-17 Mei 2021. Jika diperlukan periode pengawasan akan diperpanjang. “Kami kerja sama dengan mal, poskonya mereka yang siapkan, kami mengisi personel dan pelaksanaanya,” pungkasnya. (*)



