Ekbis

Harga Minyak Melejit, Industri Hulu Migas Sumbang Penerimaan Negara Rp96,7 Triliun

“Upaya ini berhasil membuat biaya per barel semester I tahun 2021 sebesar 12,17 dolar AS per BOE (Barrels Oil Equivalent atau barel setara minyak, Red), lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun 2020 yakni sebesar 13,71 dolar AS per BOE,” jelas Dwi.

Capaian lifting migas periode tersebut, jelas dia, rata-rata 1,64 juta barel setara minyak per hari atau million barrel oil equivalent per day (MBOEPD). Dari sejumlah itu, lifting minyak sebesar 667 ribu barel minyak per hari atau barrel oil per day (BOPD), atau 95 persen dari target APBN yang ditetapkan tahun ini yakni sebesar 705 ribu BOPD, sedangkan lifting gas sebesar 5.430 juta kaki kubik per hari ‎atau Million Standard Cubic Feet Per Day (MMSCFD) dari target APBN sebesar 5.638 MMSCFD atau tercapai 96 persen.

Untuk mengejar capaian target lifting, Dwi menjelaskan SKK Migas dan KKKS sedang bahu membahu merealisasikan program Filling The Gap (FTG).

“Melalui Program FTG, ada tambahan minyak rata-rata 1.900 BOPD. Tambahan ini di luar yang direncanakan dalam WP&B (Work, Program, & Budget, Red) 2021. Ke depan, kami akan meneruskan FTG dan juga mengajak KKKS untuk melakukan akselerasi WP&B sehingga diharapkan target APBN 2021 dapat terpenuhi,” tegas Dwi.

Usaha lain yang dilakukan SKK Migas untuk mengejar capaian target yakni mengupayakan tiga insentif hulu migas agar dapat disetujui oleh pemerintah. Ketiga insentif tersebut masing-masing Tax Holiday untuk pajak penghasilan semua wilayah kerja migas, penyesuaian biaya pemanfaatan Kilang LNG Badak sebesar 0,22 dolar AS per juta British Thermal Unit atau Millions British Thermal Units (MMBTU), dan dukungan dari kementerian yang membina industri pendukung hulu migas meliputi industri baja, rig, jasa dan servis, terhadap pembahasan pajak bagi usaha penunjang kegiatan hulu migas.

Realisasi aktivitas utama hulu migas semester I 2021 meliputi 186 pemboran sumur pengembangan, 309 kegiatan workover, dan 11.307 kegiatan well service. “Nilai TKDN (tingkat kandungan dalam negeri, Red) dari kegiatan hulu migas secara keseluruhan juga berada di atas target mencapai 58 persen,” sambung Dwi.

Sedangkan untuk proyek hulu migas 2021, sepajang Semester I ini sebanyak 7 (tujuh) proyek sudah dapat direalisasi, dan memberikan tambahan produksi sebesar 10.710 BOPD dan gas sebesar 475 MMSCFD. “Nilai investasi proye

Sedangkan untuk proyek hulu migas 2021, masih periode yang sama, ada tujuh proyek yang sudah direalisasi, dan memberikan tambahan produksi sebesar 10.710 BOPD dan gas sebesar 475 MMSCFD. “Nilai investasi proyek-proyek tersebut mencapai 1,4 miliar dolar AS atau setara Rp20,9 triliun,” tambahnya.

Selain itu SKK Migas juga mengawal realisai proyek hulu migas yang dikatagorikan sebagai proyek strategis nasional. SKK Migas berusaha mengawal agar proyek Jambaran Tiung Biru yang saat ini kemajuannya mencapai 91,93 persen sesuai target yakni rampung kuartal IV 2021.

Pages: 1 2 3

To Top

You cannot copy content of this page