Ekbis

Harga Telur Naik… Ini Jawaban Kanwil V KPPU Balikpapan

KOTAKU, BALIKPAPAN-Belakangan ini, kenaikan harga telur ayam di Pulau Jawa berdampak terhadap harga telur di Kota Balikpapan. Hal itu memantik Kanwil V KPPU Balikpapan untuk merespon dengan melakukan peninjauan harga di pasar tradisional yang ada di Kota Balikpapan. Termasuk mengumpulkan data dan informasi dari beberapa pedagang telur ayam di Pasar Klandasan dan Pasar Pandan Sari.

“Informasi yang didapat dari pedagang, telur ayam yang beredar di Kota Balikpapan dipasok dari Surabaya dan ada juga berasal dari lokal (Balikpapan),” ungkap Kepala KPPU Kanwil V Balikpapan Manaek Pasaribu seusai melakukan peninjauan.

Dikatakannya, penjualan telur di Kota Balikpapan berbeda dengan Pulau Jawa. Masyarakat Kota Balikpapan membeli telur dalam jumlah satuan atau per piring, sedangkan masyarakat di Jawa membeli telur ayam dengan ukuran Kilogram (Kg).

Selanjutnya harga telur ayam di Kota Balikpapan berkisar Rp1.900 hingga Rp2 ribu per butir atau Rp59 ribu per piring telur. Itu yang berasal dari Kota Balikpapan,l alias telur lokal. Sedangkan telur yang didatangkan dari Surabaya berkisar Rp2 ribu hingga Rp2.100 per butir atau Rp62 ribu per piring.

“Jika dikonversi ke Kilogram harga telur berkisar Rp29 ribu untuk telur yang berasal dari Kota Balikpapan dan Rp31 ribu untuk telur yang berasal dari Surabaya. Harga telur tersebut tidak mengalami perubahan sejak seminggu terakhir. Informasi tambahan yang diperoleh, stok telur ayam sampai saat ini di Kota Balikpapan cukup aman,” jelasnya.

Kemudian dia melakukan tinjauan langsung ke produsen telur ayam di Kota Balikpapan untuk memastikan bahwa tidak terjadi kelangkaan stok. Pihaknya juga mendengar keluhan dari peternak guna menjaga kualitas dan kuantitas telur ayam lokal di Kota Balikpapan.

Keterangan dari salah seorang peternak telur ayam, ujar dia kemudian, bahwa saat ini telur lokal yang beredar di pasar hanya mampu memenuhi kebutuhan masyarakat sekitar 40 persen. Sisanya sebanyak 60 persen didatangkan dari luar kota seperti Pulau Jawa dan Sulawesi.

Dari informasi yang dihimpun, faktor yang menyebabkan harga telur ayam mengalami kenaikan yaitu adanya lonjakan harga bibit ayam dan harga pakan ayam. Kedua variable tersebut didatangkan dari luar Kalimantan seperti dari Pulau Jawa.

Saat ini, harga telur ayam yang dijual dan diedarkan kepada pengumpul berdasarkan kualifikasi grade. Untuk Grade A dengan berat 1,8 Kg hingga 2 Kg per piring dijual dengan harga Rp54 ribu. Atau kisaran Rp1.800 per butir.

Pages: 1 2

To Top

You cannot copy content of this page