
KOTAKU, BALIKPAPAN-Tambang ilegal di Kaltin masih menjadi perhatian serius Polda Kaltim.
Hal itu disampaikan Kapolda Kaltim Irjen Imam Sugianto saat memimpin upacara peringatan HUT 77 Bhayangkara yang digelar di halaman Polda Kaltim, Sabtu (1/7/2023).
Saat ini, operasi bersih-bersih tambang ilegal tengah difokuskan Polda Kaltim melalui satuan khusus, terutama di wilayah sekitar Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.
Dia menyatakan, dalam kurun April-Mei 2023, sudah mengungkap 26 kasus ilegal mining.
“Salah satu kasus menonjol yang pernah diungkap belum lama ini yakni, tambang ilegal di Desa Sukomulyo, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU),” katanya.
Dalam penangan kasus tersebut, Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kaltim meyeret tiga orang pelaku.
Dengan peran masing-masing yakni sebagai penambang, penjaga hingga pemodal.
Sebagai wujud keseriusan atas persoalan ini, Polda Kaltim membentuk satuan tugas (satgas) yang berkoordinasi dengan Badan Otorita IKN.
Dalam momentum HUT Imam juga berpesan kepada seluruh anggotanya agar terus meningkatkan kinerja dalam melayani, melindungi dan mengayomi masyarakat.
Meskipun hasil evaluasi internal dalam kurun waktu setahun terakhir menunjukan rapor yang baik tak lantas berpuas diri.
Dalam kesempatan itu, dia juga memberikan apresiasi dan penghormatan yang setinggi-tingginya kepada Gubernur Kaltim, Pangdam VI/Mulawarman, Danlantamal Balikpapan.
Termasuk kepada Danlanud Balikpapan, Kajati Kaltim, Ketua Pengadilan Tinggi Kaltim dan para tokoh agama maupun stakeholder lainnya. (*)



