
KOTAKU, BALIKPAPAN-Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan mengusung kegiatan sosial berupa pemeriksaan kesehatan gratis dalam perhelatan HUT ke 45 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) yang digelar di Balikpapan Sport and Conventions Center (BSCC/DOME) 9-11 Juli 2025.
Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan Alwiati menargetkan hingga 5 ribu peserta dalam pemeriksaan kesehatan gratis.
Hari pertama, pemeriksaan ditujukan khusus untuk 1.000 kader dari Posyandu, Puskesmas, serta pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga (PKK). Sementara dua hari berikutnya, yakni 10-11 Juli, dibuka bagi masyarakat umum.
Pemeriksaan kesehatan gratis yang dilakukan meliputi tindakan skrining yakni pemeriksaan tensimeter, tensi, tekanan darah bersama kimia darah, asam urat, kolesterol, dan glukosa.
Kemudian juga cek kesehatan HB bagi perempuan, termasuk juga pemeriksaan gigi dan mulut.
“Ada juga pemeriksaan jantung, tapi dilakukan secara tanda-tanda vital saja dari dokter,” ujarnya, Rabu (9/7/2025).
Pemeriksaan kesehatan gratis ini dibuka pukul 08.00 – 12.00 Wita saat hari pertama, kemudian pukul 08.00 – 16.00 untuk hari kedua dan ketiga.
Adapun tenaga kesehatan (Nakes) yang diterjunkan sekitar 200 orang setiap harinya. Setiap Puskesmas menyumbang empat orang nakes yang terdiri dari perawat, bidan, dokter, dan tenaga IT-nya.
“Silakan masyarakat Balikpapan memanfaatkan pemeriksaan gratis ini, karena tidak ada persyaratan,” tuturnya.
Rangkaian HUT ke-45 dekranas juga diwarnai dengan pemeriksaan mata dan pemberian 850 kacamata secara gratis.
Alwiati mengatakan tidak ada persyarakat khusus untuk mengikuti pemeriksaan mata. Namun, sekitar 500 orang sebelumnya sudah menjalani pemeriksaan terlebih dahulu di RSUD Beriman.
“Kemudian sisanya akan mendapatkan kacamatan sepanjang acara HUT ke-45 Dekranas ini,” imbuhnya
Melalui pembagian kacamata gratis ini, kata Alwiati, Balikpapan menunjukkan komitmennya dalam membangun kota yang peduli terhadap kesehatan warganya.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa puncak perayaan Dekranas menjadi ruang untuk menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Jadi tidak hanya menggelar sekadar acara seremonial, tapi kegiatan ini juga dapat memberikan dampak yang menyasar langsung masyarakat,” pungkasnya. (*)



