
Pria yang menggemari dunia otomotif roda dua itu mengaku sangat tertarik untuk merasakan impresi berkendara E01 secara langsung.
Pasalnya, desain yang unik dan futuristik serta beragam fitur pendukung berkendara yang canggih, membuatnya yakin model E01 merupakan kendaraan listrik roda dua terbaik yang saat ini mengaspal di Tanah Air.
“Saya sudah tahu sebelumnya bahwa Yamaha punya motor listrik E01 dari berbagai review di media sosial.
Namun ini baru pertama kali, saya melihat dan mencobanya langsung.
Dari tampilan, desain E01 ini keren banget dan sangat futuristik, seperti NMAX versi motor listrik terutama dengan posisi berkendaranya yang nyaman karena kaki bisa selonjoran.
Dan fitur-fitur yang ada pada motor juga sangat canggih.
Yang paling menarik, ketika saya coba adalah opsi mode berkendara dan bisa untuk mundur.
Beberapa brand EV lain memang punya fitur yang sama, tapi akselerasi dan feelingnya beda, tidak sebagus E01.
Sebetulnya saya berharap motor ini (E01) bisa segera dijual. Karena kalau harganya masuk, saya tertarik banget untuk beli,” terangnya.
Tidak hanya E01, kehadiran perdana skutik berteknologi Swab Battery, yaitu NEO’s ternyata juga turut menyita atensi para pengunjung IIMS 2023.
Selain unit display yang diminati para pengunjung di area booth, jumlah test rider yang menjajal skutik listrik berkapasitas mesin setara 50cc ini juga tidak kalah banyak. Bahkan mencapai lebih dari 300 orang.
Bentuknya yang minimalis, compact, dan futuristik serta teknologi baterai yang menganut sistem Swab dengan fitur dua mode berkendara, dinilai menjadi salah satu daya tarik NEO’s.
Hal ini diungkapkan salah seorang pengunjung, Muhammad Raudi (33), yang sempat menjajal NEO’s di area test ride.
“Pada IIMS tahun ini, saya lihat banyak banget Brand sepeda motor yang memamerkan skutik listrik dan yang cukup mencuri perhatian adalah Yamaha NEO’s.
Karena desainnya lucu ya, minimalis banget. Meskipun performanya setara 50 cc, tetapi ketika saya test ride, akselerasinya responsif dan cukup untuk kebutuhan berkendara di dalam kota.
Apalagi dimensi bodinya yang compact pasti enak untuk menyalip di jalanan kota yang macet dan padat.
Sistem baterainya juga pakai metode cabut pasang (Swab), harusnya lebih praktis karena tinggal datang ke stasiun penggantian baterai,” tambahnya.
Sebagai informasi, sebagai upaya pencapaian Carbon Neutral yang selaras dengan Visi Jangka Panjang Perusahaan atau Yamaha Long Term Vision (LTV) 2050, Yamaha kini melakukan kegiatan Market Test bertajuk Proof of Concept (PoC) untuk kendaraan listrik E01.
Program yang diselenggarakan di empat kota besar meliputi Jakarta, Bandung, Bali dan Medan, bertujuan untuk mendapatkan masukan dari masyarakat.
Sebagai bahan pengembangan EV yang lebih sesuai dalam menjawab kebutuhan mobilitas konsumen di Indonesia. (*)



