Metro

Inovasi Disnaker Balikpapan, Pencaker Dikasih Jalur Magang lewat Program Pemagangan Mandiri

Adamin Siregar (kiri) didampingi Kabid Pelatihan dan Produktivitas Tenaga Kerja Hamli Badillah (foto:kotaku.co.id/chandra)

KOTAKU, BALIKPAPAN-Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Balikpapan melakukan Road Show Sosialisasi Permenaker Nomor 6 tahun 2020 tentang program Pemagangan Mandiri Dalam Negeri sekaligus Penjajakan Kerja sama dengan perusahaan dunia industri terkait program Pemagangan Mandiri untuk alumni program pelatihan.

Upaya itu dilakukan agar para pencaker alumni program pelatihan yang terdata di Disnaker Kota Balikpapan, memperoleh pengalaman kerja dan tambahan kompetensi.

Kepala Disnaker Balikpapan Adamin Siregar, menjelaskan bahwa Road Show Sosialisasi Permenaker Nomor 6 tahun 2020 Pemagangan Mandiri dalam negeri merupakan upaya Pemerintah Kota Balikpapan dalam mensiasati efisiensi anggaran pelatihan tenaga kerja lokal, tahun 2026.

Adapun Program Nasional sesuai Permenaker 8 tahun 2025 tentang Pedoman Pemberian Bantuan Pemerintah melalui Program Pemagangan untuk lulusan perguruan tinggi yang bertujuan menekan angka pengangguran kalangan Fresh Graduate lulusan D3 dan S1 maksimal 1 tahun kelulusan dengan waktu pemagangan minimal selama enam bulan, uang saku setara Upah Minimum Kabupaten dan Kota (UMK), serta perlindungan jaminan sosial.

“Kalau program nasional diperuntukkan bagi lulusan perguruan tinggi. Sedangkan kami menyasar pencaker alumni program pelatihan yang terdata di Disnaker Kota Balikpapan,” ujar Adamin saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (26/1/2026). Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Kepala Bidang (Kabid) Pelatihan dan Produktivitas Tenaga Kerja Hamli Badillah.

Menurutnya, program ini diyakini memberikan manfaat bagi kedua belah pihak.

“Perusahaan mendapatkan bantuan tenaga tambahan, sementara pencaker alumni program pelatihan memperoleh pengalaman kerja sekaligus pengetahuan langsung dari dunia industri,” jelasnya.

Dalam pelaksanaannya, perusahaan yang membuka kesempatan magang mandiri diimbau untuk memberikan uang saku serta perlindungan jaminan sosial kepada peserta magang mandiri sesuai kemampuan dan kesepakatan dengan calon peserta magang.

Melalui Pemagangan Mandiri, Disnaker berharap perusahaan tidak lagi sepenuhnya bergantung proses rekrutmen terbuka.

Akan tetapi perusahaan dapat merekrut langsung peserta magang yang telah terbukti kompeten, memahami ritme kerja, dan dinilai siap terjun di dunia kerja.

Disnaker Balikpapan juga menyampaikan bahwa pencaker alumni program pelatihan yang akan mengikuti Pemagangan Mandiri akan menjalani seleksi terlebih dahulu.

Sementara itu, jumlah perusahaan potensial yang dapat diajak berkolaborasi dalam program ini cukup besar.

Hal ini sebagai bentuk kepedulian dan perhatian perusahaan terhadap tenaga kerja lokal di Kota Balikpapan.

Mengawali inovasi tersebut, Dinasker Balikpapan akan gencar melakukan road show dan penjajakan dengan perusahaan yang dianggap potensial untuk bekerja sama dalam program Pemagangan Mandiri Dalam Negeri. (*)

To Top

You cannot copy content of this page