
KOTAKU, BALIKPAPAN-PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan menggelar kegiatan pemberdayaan masyarakat bertajuk Pelatihan Kebencanaan Skala Rumah Tangga guna mendorong produktivitas masyarakat khususnya ibu rumah tangga. Kegiatan ini merupakan inisiatif yang dilakukan sebagai bentuk kontribusi Perusahaan dalam menjalankan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSL) utamanya di bidang pengembangan kapasitas bagi perempuan dalam ranah kesiapsiagaan bencana yang dilaksanakan untuk kelompok Siaga Bencana Patra Sadewa (Satuan Terdepan Lawan Bencana) di Kelurahan Muara Rapak.
Supervisor HSSE Integrated Terminal Balikpapan Catur Yogi Prasetyo dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas kesediaan peserta berpartisipasi dalam kegiatan CSR tersebut. “Semoga dengan diadakannya pelatihan ini dapat memberikan pengetahuan dalam menghadapi bencana yang terjadi di lingkungan rumah tangga,” ucapnya dalam keterangan tertulis yang disampaikan, Jumat (24/9/2021).
HSSE Integrated Terminal Balikpapan sebagai bagian dari Pertamina juga memberikan edukasi mengenai pemadaman api ringan dengan berbagai peraga yang disediakan diantaranya Alat Pemadam Api Ringan (Apar) dan Fire Blanket serta tahapan penggunaan media tersebut dalam praktik rumah tangga.
Tidak hanya seputar materi kebencanaan dan kelistrikan saja yang diberikan dalam pelatihan ini, Pertamina juga menggandeng PMI Kota Balikpapan dalam memberikan materi mengenai pertolongan pertama bagi korban bencana sekaligus praktik mannequin saat sesi Resusitasi Jantung Paru (RJP).
Sebagai kelanjutan pelatihan, saat ini sedang direncanakan pemasangan rambu kebencanaan. Seperti rambu kawasan rawan longsor, kawasan rawan banjir, kawasan rawan kebakaran, kawasan terdampak kekeringan dan rambu yang lain. Lokasi titik pemasangan akan dikoordinasikan dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Balikpapan, RT serta kelurahan beserta warganya untuk mendapatkan izin memasang rambu.
Area Manager Communication, Relation & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Susanto August Satria mengungkapkan akan selalu berupaya menjalankan program CSR yang memang diprioritaskan untuk kelompok rentan, utamanya dalam menjalankan program pemberdayaan. “Kami akan selalu support peran perempuan dalam berbagai sektor karena dengan pendekatan perempuan sebagai agen perubahan di tengah masyarakat akan menciptakan pergerakan yang progresif mengingat perempuan memiliki peran strategis khususnya lingkungan rumah tangga,” ucapnya.
Sementara itu, Lurah Muara Rapak Bima Wibisono menyampaikan terima kasih atas pendampingan CSR dan pelatihan bagi warganya. “Kegiatan ini dapat mengembangkan dan memajukan warga Kelurahan Muara Rapak,” pungkasnya. (*)



