Metro

Jadi Tuan Rumah Perpaprov Kaltim, Pemkot Balikpapan Siapkan ini…

Kepala DPOP Balikpapan dr Cokorda Ratih Kusuma saat menyapa atlet NPC Balikpapan dalam pelepasan di Balai Kota Balikpapan (foto: kotaku.co.id/januar)

KOTAKU, BALIKPAPAN-Pekan Olahraga Paralympic Provinsi (Peparprov) merupakan multi even olahraga disabilitas terbesar provinsi.

Di Kalimantan Timur (Kaltim) ajang itu sudah berjalan untuk kali ketiga dan untuk ajang yang keempat ini yakni tahun 2023, Kota Balikpapan didapuk sebagai tuan rumahnya.

Terkait itu, Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (DPOP) Balikpapan dr Cokorda Ratih Kusuma menyatakan kesiapan Balikpapan sebagai tuan rumah.

Ajang ini berlangsung selama lima hari yang dimulai 15 November mendatang, selama ajang itu sebanyak 667 baik atlet maupun pelatih dan official dari sembilan kabupaten dan kota di Kaltim termasuk tuan rumah bakal berkumpul di Kota Minyak Balikpapan.

“Untuk Balikpapan ada 178 orang, ini merupakan yang terbanyak,” katanya di sela pelepasan atlet National Paralympic Committee (NPC) di halaman Balai Kota Balikpapan, Senin (13/11/2023).

Sementara itu, untuk kota lainya yakni Samarinda 158 orang, Bontang 90 orang, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) 116 orang, Kabupaten Kutai Barat (Kubar) 31 orang, dan Kabupaten Kutai Timur (Kutim) sembilan orang.

“Kemudian kabupaten Paser 28 orang, Penajam Paser Utara (PPU) 37 orang dan Kabupaten Berau 20 orang,” sebutnya.

Untuk para atlet ini, Pemerintah Kota (Pemkot) melalui DPOP telah menyediakan sebanyak tiga tempat menginap.

“Untuk menginap kami siapkan Hotel Benakutai untuk tuan rumah, Hotel Bahtera untuk Kubar, Kukar, PPU, Kutim, dan Berau.

Kemudian Town House untuk Samarinda, Bontang, dan Paser,” paparnya.

Sebanyak 13 cabor dipertandingkan dalam ajang ini.

Di antaranya boccia, volly duduk, goal ball, tennis kursi roda, sepak bola CP, tennis meja, panahan, renang, atletik, menembak, bulu tangkis, angkat berat dan catur.

“Untuk venue yang digunakan nantinya Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC/DOME), Tennis Indoor Stadium, Lapangan Fox Panahan, Kolam Mulawarman, Lapangan Sudirman, Lapangan Tembak Manggar, dan Hotel Benakutai,” terangnya.

Melihat kesiapan ini, dia mengklaim sudah mencapai 99 persen. “Satu persenya itu penyelenggaraan,” imbuhnya.

Adapun anggaran yang digunakan merupakan dana hibah dari Provinsi Kaltim melalui anggaran Desain Besar Olahraga Nasional (DBON).

“Untuk total anggaran keseluruhan Rp5 miliar,” pungkasnya. (*)

To Top

You cannot copy content of this page