Metro

Jadi Tuan Rumah Rakernas XVII Apeksi, cara Balikpapan Maju Bareng Menuju Indonesia Emas 2045

Eri Cahyadi (kanan) bersama istrinya Rini Indriyani dan Rahmad Mas’ud (kiri) didampingi sang istri, Hj Nurlena mempromosikan produk UMKM di stan Pemkot Tangsel (kotaku.co.id/ist)

KOTAKU, BALIKPAPAN-Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) tahun 2024 di Kota Balikpapan, menjadi momentum peningkatan kompetensi pemerintah daerah, menuju Indonesia Emas tahun 2045.

Khususnya sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), mendapat tempat khusus dalam even akbar, yang dipusatkan di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC) atau Dome, selama sepekan, 1-6 Juni 2024.

Produk-produk UMKM unggulan setiap daerah yang berpartisipasi, dipamerkan melalui Indonesia City Expo (ICE) ke 20 yang menjadi rangkaian Rakernas XVII Apeksi tahun 2024.

Adapun pembukaan ICE ke 20 Apeksi dilaksanakan Ketua Dewan Pengurus Apeksi Eri Cahyadi didampingi Wali Kota Balikpapan H Rahmad Mas’ud sebagai tuan rumah, 4 Juni 2024, lalu.

Secara akurasi ada 155 booth atau stan pameran yang ada di area ICE ke 20 Apeksi. Kemudian ada food truck serta 100 stan kuliner dan kerajinan asli Kota Balikpapan yang ada di area khusus Festival Seni Budaya Nusantara.

Dalam kesempatan itu, booth paviliun Pemerintah Kota (Pemkot) Tanggerang Selatan (Tangsel) menjadi perhatian.

Eri Cahyadi didampingi sang istri Rini Indriyani, bersama Rahmad Mas’ud juga didampingi sang istri Hj Nurlena, menyempatkan untuk singgah dan mengagumi berbagai produk olahan pelaku UMKM Tangsel.

Bahkan mempromosikan olahan pangan seperti Crispy Fish Skin atau kulit ikan krispi dan kerajinan tangan asal Tangsel dan mengabadikan momen saat berada di booth UMKM Tangsel.

Warga Balikpapan juga banyak yang mengunjungi booth tersebut.

“Bagus-bagus produknya. Saya tertarik dengan makanan ringan yang ada di Booth Pemkot Tangsel,” ujar Iqbal, warga Klandasan Ulu, saat ditemui di booth.

Selain itu, ada booth Pemkot Malang yang tak kalah menarik.

Penjabat (Pj) Wali Kota Malang Wahyu Hidayat yang hadir dalam Rakernas XVII Apeksi, turut meninjau produk-produk UMKM yang dipamerkan di booth tersebut.

“Kami dari Pemkot Malang membawa beberapa pelaku UMKM yang memang mempunyai satu keunggulan yang berbeda dari UMKM yang ada di kota atau kabupaten lain.

Hal ini bisa membawa dan memberikan satu gambaran bahwa UMKM di Kota Malang berkembang drastis,” ujar Wahyu, saat mengunjungi booth Pemkot Malang yang ada di area ICE ke 20 Apeksi tahun 2024.

Menurutnya, UMKM yang dikenalkan Pemkot Malang juga beragam. Seperti produk kuliner, fesyen, kriya dan lainnya.

“Semoga melalui ICE Apeksi 2024 ini, bisa memperkenalkan UMKM Kota Malang agar lebih maju dan naik kelas,” imbuhnya.

Wali Kota Balikpapan H Rahmad Mas’ud mengatakan, ICE ke 20 Apeksi tahun 2024, merupakan ajang pameran pembangunan, inovasi, wisata dan produk unggulan dari setiap kota seluruh Indonesia.

Rahmad Mas’ud antusias atas respons positif masing-masing daerah yang memanfaatkan stan-stan ICE ke 20.

Menurutnya, hal ini akan berdampak positif bagi perekonomian Kota Balikpapan.

“Untuk kegiatan Apkesi, kami total menghabiskan anggaran Rp16 miliar sebagai tuan rumah.

Namun dampak positifnya tentu terjadi bagi UMKM Kota Balikpapan. Karena memang prioritas kami adalah menghidupkan UMKM,” ujar Rahmad Mas’ud, di sela-sela kegiatan.

Menurutnya, kehadiran para delegasi peserta Rakernas XVII Apeksi turut berkontribusi bagi perputaran uang di Kota Beriman, diprediksi mencapai Rp45 miliar.

Hal tersebut terlihat dari tingginya okupansi hotel, Guest House dan berbagai layanan penginapan lainnya.

Di sisi lain, UMKM berjalan. Begitu pun bisnis transportasi, bahkan sampai kekurangan armada.

“Artinya ada dampak positif,” ucapnya.

Ia menyampaikan terima kasih kepada Eri Cahyadi yang telah mempercayakan Balikpapan sebagai tuan rumah Rakernas XVII Apeksi di Kota Beriman.

“Ini menjadi momentum untuk kami semua. Sekaligus untuk menyampaikan kepada publik, juga dengan kepala daerah yang ada di sini, bahwa perpindahan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, harus didukung dan disukseskan untuk mewujudkan Indonesia Emas tahun 2045,” urainya.

Ia turut mengimbau masyarakat, agar terus menjalankan gaya hidup bersih dan sehat serta menjaga Kota Balikpapan tetap kondusif.

Terpisah, Eri Cahyadi mengatakan, ICE ke 20 menjadi bagian penting Rakernas XVII Apeksi, sebagai upaya untuk berbuat dan menghasilkan sesuatu untuk negeri.

Menurutnya, ICE ke 20 menunjukkan kekuatan dari seluruh kepala daerah, yaitu kebersamaan. Terbukti, dengan tingginya antusias para delegasi yang ditugaskan untuk menyukseskan ICE ke 20.

“Ini isu penting yang harus diangkat. Maka bila kami memiliki kelebihan dari masing-masing kota, kami lakukan koordinasi.

Semua akan kami satukan dan meminta arahan pemerintah pusat. Lalu hal tersebut bisa diterapkan untuk masing-masing kota,” ungkapnya.

Melalui forum Rakernas XVII Apeksi, Eri Cahyadi percaya bahwa para kepala daerah akan memberikan sumbangsih kebaikan dari kotanya masing-masing, untuk bisa diterapkan di kota lainnya.

Ia turut menyampaikan rasa terima kasih kepada Rahmad Mas’ud, atas sambutan yang luar biasa.

“Bisa dibilang kami semua terpuaskan. Penyambutannya, acaranya, dan semua lancar,” imbuhnya. (*)

To Top

You cannot copy content of this page