
Adapun ketua deklarasi jaringan santri Balikpapan Tuan Guru Tajang membacakan deklasi bersama dengan enam korwil yang membantu untuk mengkampayekan Rahmad Mas’ud-Thohari Azis. Deklarasi tersebut berisi jaringan santri Kota Balikpapan siap memenangkan Rahmad Mas’ud-Thohari Azis sebagai wali kota dan wakil wali kota.
“Jaringan santri Balikpapan pada malam hari ini tujuannya mengumpulkan santri-santri yang ada di Kota Balikpapan. Tetapi yang bertanggung jawab di atasnya kiai-kiai kami, jadi kami diminta untuk membentuk jaringan santri Kota Balikpapan untuk mendukung Rahmad Mas’ud-Thohari Azis sebagai wali kota dan wakil wali kota,” ujarnya.
Selain itu juga, Rahmad-Thohari sudah mendapat restu dari alim ulama, guru, kiai di Kota Balikpapan untuk segera mendeklarasikan dalam mendukung Rahmad-Thohari hingga mencapai kemenangan.
Selanjutnya, ada persamaan visi misi dan program untuk konsep Mahdinatul Iman di Kota Balikpapan yakni salah satunya meningkatkan sektor pendidikan agama dalam segala bidang. “Mulai dari pondok pesantren, majelis taklim, tempat pendidikan agama, madrasah,” serunya.
Ketua Muslimat Nahdatul Ulama Balikpapan Hj Kasriyah menyampaikan bahwa yakin dan percaya perempuan Kota Balikpapan siap mendukung penuh untuk memenangkan pasangan Rahmad-Thohari. “Tidak ragu lagi kami sudah keliling, menanyakan kepada perempuan yang akan mempercayakan penuh dan itu akan terpilih 9 Desember 2020,” ungkapnya.
Begitu pula dengan tokoh Nahdatul Ulama KH Anwar Zuhdii mengatakan bahwa sudah tidak ragu lagi dengan pemimpin yang akan datang yaitu Rahmad-Thohari. “Kami yang akan siap memperjuangkan, mengkampayekan melalui jaringan kami masing-masing, lewat pesantren dan jamaah masing-masing untuk memenangkan Rahmad-Thohari,” serunya.
Dia menyampaikan pesan dari kiai yakni apabila paslon menang jangan melupakan pondok pesantren yang ada dan jangan sampai lupa apa itu Nahdatul Ulama. (*)



