Lanjutnya, Fahrur menjelaskan hasil survei Oktober 2020 bahwa pemilih PKS yang akan memilih Rahmad-Thohari (RT) itu 75 persen dan diminta untuk menaikkan menjadi 80 persen.
“Maka 0,5 persen ini bisa kami usahakan dengan aktivitas yang selama ini menjadi diri kami yaitu direct selling. Mudah-mudahan proposal direct selling ini oleh Sesgap disetujui agar 75 persen bisa menjadi 80 persen atau bisa melampaui,” serunya.
Fahrur menyampaikan jelas komitmen PKS memenangkan Rahmad Mas’ud dan Thohari Aziz untuk memimpin Kota Balikpapan ke depan, sesuai dengan slogan gotong royong membangun Kota Balikpapan dalam bingkai Mahdinatul Iman.
“Jelas pernyataan sikap kami ini tidak ada yang ambigu, jelas dari awal sampai akhir bahwa ini salah satu bentuk ibadah kami,” imbuhnya.
Ya memang titik silaturahmi merupakan salah satu cara dalam menyosialisasikan yang dilakukan di tengah pandemi Covid 19 selain konsolidasi internal. Kader PKS semua memberikan kontribusi untuk memenangkan paslon dalam Pilkada tahun 2020. Dari 82 titik silaturahmi yang dilakukan oleh PKS terdapat 19 titik dilakukan oleh para ibu.
“Kami tidak ingin huru hara itu sampai ke Kota Balikpapan gara-gara sesuatu yang ringan kemudian tidak menjadi teguran. Saya lebih suka menyebutnya Sahabat Sebelah daripada kolom kosong karena mereka juga menginginkan kebaikan tetapi yang jelas saja yang ada gambarnya,” harapnya.(*)



