Metro Advertorial

Jurus Andalan Puskesmas Baru Ulu Balikpapan Barat Jaga Balita Tetap Kuat

penimbangan balita di Puskesmas Baru Ulu dalam rangka seleksi Lomba Bayi-Balita Sehat (foto:kotaku.co.id/chandra)

KOTAKU, BALIKPAPAN-Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Puskesmas Baru Ulu, Kecamatan Balikpapan Barat, punya juru jitu jaga balita tetap kuat.

Dengan memperkuat layanan kesehatan anak melalui program Manajemen Terpadu Balita Sakit (MTBS) dan Manajemen Terpadu Balita Muda (MTBM).

Hal itu disampaikan Perawat sekaligus Surveilans Puskesmas Baru Ulu Bidan Sitti Afdaliah dijumpai di sela aktivitasnya, Kamis (27/11/2025).

Dia menerangkan, program ini menerapkan pendekatan menyeluruh untuk balita, mulai dari penyakit yang dialami hingga pertumbuhan, gizi, dan perkembangan anak.

“MTBM ditujukan untuk bayi usia 0–2 bulan, sedangkan MTBS berlaku untuk anak usia 2 bulan hingga 5 tahun.

Fokusnya bukan hanya penyakit, tetapi juga keseluruhan perkembangan anak,” jelas Afdal sapaan akrab Sitti Afdaliah.

Dia menjelaskan, lrogram MTBS-MTBM kini diterapkan oleh 27 puskesmas seluruh Kota Balikpapan. Tujuannya mengurangi angka kesakitan dan kematian balita melalui pelayanan yang sistematis dan konferhensif.

“Kalau sakit saja kami ingin kurangi, apalagi angka kematian. Penanganannya mulai dari konseling dan edukasi orang tua, tindak lanjut, hingga terapi yang diberikan dokter di puskesmas, dan bila perlu, rujukan lanjutan juga terpantau dengan baik,” tambahnya.

Salah satu kemajuan program ini yakni penggunaan form digital terintegrasi e-Puskesmas, yang memudahkan pencatatan kondisi anak.

“Dulu penilaian MTBS memiliki spesifikasi khusus, tapi sekarang seluruh anak yang datang berobat wajib dievaluasi.

Termasuk yang datang dengan keluhan ringan seperti gatal-gatal atau anak enggan makan. Semua dicatat dalam form MTBS untuk memastikan pertumbuhan dan status gizinya terpantau dengan baik,” ujarnya kemudian.

Karena sistematis dan terukur, program ini kini menjadi bagian integral dari SOP Puskesmas Baru Ulu.

Setiap tindakan medis diarahkan untuk memberikan pelayanan maksimal, mencegah komplikasi, dan memastikan tindak lanjut yang tepat.

Dengan pendekatan terpadu ini, Puskesmas Baru Ulu berharap semua balita, termasuk yang datang dengan keluhan ringan, mendapatkan perhatian menyeluruh.

“MTBS/MTBM membantu kami memantau anak-anak secara lengkap, sehingga angka kesakitan dan kematian balita bisa terus menurun, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan anak secara berkelanjutan,” tutupnya. (*)

To Top

You cannot copy content of this page