
KOTAKU, BALIKPAPAN-Kapolresta Balikpapan Kombes Pol Anton Firmanto memimpin secara langsung pengamanan karnaval marching band, yang dilaksanakan para peserta Latihan Integrasi dan Kemitraan Taruna Wreda (Latsitarda) ke XLIV di Kota Balikpapan, Senin (6/5/2024).
Ya, Kota Balikpapan menjadi tuan rumah penyelenggaraan kegiatan Praktek Kerja Nusantara Latsitarda taruna – taruni angkatan XLIV tahun 2024.
Latsitarda merupakan pelatihan yang diadakan setiap 33 tahun sekali. Seluruh peserta akan berlatih bersama selama satu bulan penuh Kalimantan Timur (Kaltim).
“Kegiatan ini juga sebagai hiburan, sosialisasi tentang taruna akademi serta suatu hal langka dapat tampil di Kota Balikpapan.
Belum tentu 33 tahun sekali dapat menyaksikan momen ini,” ujar Kapolresta Balikpapan Kombes Pol Anton Firmanto, melalui keterangan tertulis.
Kegiatan ini diawali upacara pembukaan yang dipusatkan di Lapangan Merdeka Kota Balikpapan, serta diikuti ribuan peserta.
Tampak pula jajaran Forum Komunikasi Pemimpin Daerah (Forkopimda), para petinggi Kodam IV Mulawarman, petinggi Polda Kaltim, bersama Wali Kota Balikpapan H Rahmad Mas’ud, serta tamu undangan dari Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) Polri.
Saat upacara, para petinggi Polri dan TNI menyerahan peralatan kerja lapangan kepada perwakilan yang ditunjuk.
Seperangkat peralatan karya bakti itu antara lain, cangkul, sekop, sapu dan sebagainya.
Kegiatan dilanjutkan dengan Long March penampilan drum band yang digelar sepanjang Jalan Jendral Sudirman hingga finis di kawasan apartemen Borneo Bay Balikpapan.
Anton Firmanto juga turut mengikuti Long March guna melakukan pengamanan kegiatan tersebut.
Atraksi drum band itu juga menyita perhatian ribuan masyarakat Kota Balikpapan dan warga luar daerah yang ingin menyaksikan secara langsung jalannya karnaval tersebut.
Dengan berakhirnya kegiatan tersebut, para peserta Latsitarda dibagi dalam beberapa kelompok yang akan diberangkatkan ke kabupaten dan kota yang telah ditentukan.
Antara lain, Kota Balikpapan, Kota Samarinda, Kabupaten Kutai Kartanegara khususnya Tenggarong, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dan Kabupaten Paser.
“Alhamdulillah, kegiatan ini berjalan aman, lancar terkendali,” imbuh Anton Firmanto. (*)



