Metro

Ke IKN Nusantara, Kapolri Tinjau Bendungan Sepaku-Semoi

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (dua, kiri) saat tiba di lokasi IKN bersama Gubernur Kaltim H Isran Noor menggunakan helikopter (foto:kotaku.co.id/januar)

KOTAKU. BALIKPAPAN-Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo beserta rombongan meninjau lokasi Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Sabtu (29/1/2022). Setibanya, dia melihat langsung salah satu tempat yang akan menjadi penyedia air baku untuk IKN Nusantara yakni Bendungan Semoi-Sepaku.

Dalam rombongan itu, turut hadir Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan IV Samarinda Harya Muldianto yang memaparkan terkait proyek pembangunan bendungan yang berlokasi di Desa Tengin Baru, Kecamatan Selaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) Kaltim tersebut.

Kepada awak media, dia menjelaskan Bendungan Sepaku Semoi tersebut akan menyediakan air baku 2.500 Liter. 500 Liter di antaranya akan dikirim ke penyangga IKN yakni Kota Balikpapan. Adapun untuk pembangunan bendungan tersebut secara fisik saat ini sudah mencapai 32 persen.

“Saat ini kami sudah mendapat progres sekitar 32 persen untuk fisik dan keuangannya sekitar 26 persen dari kontrak sekitar Rp544 miliar,” sebutnya.

Lebih detail dia menyebutkan pembangunan yang sedang dikerjakan saat ini di antaranya menyelesaikan bangunan pelimpah, bangunan pengelak, dan membangun cover dam serta melakukan penggalian untuk pondasi tubuh bendungan. “Kami harus gali itu untuk pondasi supaya mendapat tanah yang cukup baik dari daya dukung,” terangnya.

Bangunan fisik bendungan itu diharapkan selesai pertengahan tahun 2023. “Tapi kalau bisa lebih cepat lagi ya kami upayakan karena kami tetap berupaya untuk mendukung ketersediaan air di Kota Balikpapan dan IKN Nusantara,” imbuhnya.

Oleh sebab itu, dalam proses pembangunanya dilakukan baik siang maupun malam hari yang dikerjakan oleh para pekerja yang sudah dibagi dalam beberapa shift dalam sehari. Sementara itu, saat disinggung terkait kendala dalam proses pembangunan bendungan ini Harya mengatakan hanya faktor cuaca yang menjadi kendalanya.

“Karena kalau hujan ya memang kami harus berhenti sementara, tapi pada saat cerah seperti ini ya dikebut,” tuturnya.

Tak hanya Bendungan Sepaku Semoi, Harya juga mengatakan bahwa pihaknya saat ini tengah membangun Indeks Sungai Sepaku untuk penyediaan air baku.

Namun, untuk Indeks sungai disediakan khusus untuk IKN dengan kapasitas 3 ribu Liter.

Untuk pembangunan Indeks Sungai Sepaku, diprediksi rampung lebih dulu selesai lantaran pekerjaan yang dilakukan tidak serumit pembuatan Bendungan Semoi Sepaku.

Diapun berharap Indeks Sungai Sepaku selesai dibangun akhir tahun 2022 atau awal 2023 sehingga bisa segera beroperasi. (*)

To Top

You cannot copy content of this page