Metro Advertorial

Keberhasilan Rahmad Mas’ud Bawa Kemajuan Balikpapan

pembangunan sektor pendidikan yang getol dilakukan Pemkot Balikpapan, salah satunya SMPN 28 Balikpapan (foto:kotaku.co.id/ist)

KOTAKU, BALIKPAPAN-Di bawah kepemimpinan Wali Kota H Rahmad Mas’ud, Balikpapan terus menunjukkan kemajuan pesat dalam berbagai sektor, menjadikannya salah satu kota dengan pembangunan paling progresif di Indonesia.

Dalam periode kepemimpinannya, visi pembangunan lima tahunan Balikpapan diarahkan untuk menjadi kota terkemuka, nyaman, dan berkelanjutan menuju Madinatul Iman. Keberhasilan visi ini kini tercermin dalam berbagai indikator makro pembangunan yang mengalami peningkatan signifikan.

Seperti yang disampaikan dalam Pidato Perdananya sebagai wali kota periode kedua, saat Rapat Paripurna DPRD Balikpapan yang digelar di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC/DOME), Rabu (5/3/2025).

Indikator pertama ditandai denken Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang naik signifikan. Sebagai cerminan kualitas pendidikan, kesehatan, dan ekonomi, IPM Balikpapan terus mengalami peningkatan.

Tahun 2021, IPM Kota Minya, julikan Kota Balikpapan tercatat 81,07, dan dalam tiga tahun melonjak menjadi 82,62 tahun 2024.

Wali Kota Rahmad Mas’ud menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras seluruh elemen masyarakat dan pemerintah dalam membangun kota.

“Kami terus berupaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pembangunan untuk sektor pendidikan, kesehatan, dan ekonomi.

Peningkatan IPM ini menjadi bukti nyata bahwa program yang dijalankan membawa dampak positif bagi warga Balikpapan,” ujar Rahmad Mas’ud,

Keberhasilan berikutnya yakni penurunan angka kemiskinan. Disebutkan, tahun 2021, tingkat kemiskinan Balikpapan masih berada di level 2,89 persen, namun berhasil ditekan hingga 2,23 persen, tahun 2024.

Angka ini menjadikan Balikpapan sebagai salah satu kota dengan tingkat kemiskinan terendah secara nasional.

Rahmad Mas’ud mengungkapkan bahwa pencapaian ini tidak terlepas dari kebijakan yang berorientasi untuk kesejahteraan masyarakat.

“Kami terus memperkuat program bantuan sosial yang tepat sasaran, memberdayakan UMKM, serta mendorong investasi yang mampu menyerap tenaga kerja.

Keberhasilan ini merupakan hasil kolaborasi yang baik antara pemerintah dan masyarakat,” jelasnya.

Selain menurunkan angka kemiskinan, Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan juga sukses menekan tingkat pengangguran terbuka (TPT).

Tahun 2021, debut Rahmad, angka pengangguran masih tinggi, levelnya 8,94 persen, tetapi tahun 2024 berhasil turun drastis menjadi 6,22 persen.

Rahmad Mas’ud mengatakan bahwa penciptaan lapangan kerja menjadi prioritas utama dalam mengatasi pengangguran.

“Kami terus mendorong investasi dan pembangunan infrastruktur yang dapat membuka lebih banyak peluang kerja bagi masyarakat. Selain itu, program pelatihan keterampilan juga kami tingkatkan agar tenaga kerja Balikpapan semakin kompetitif di dunia industri,” tuturnya.

Keberhasilan berbagai sektor ini menegaskan bahwa Balikpapan semakin maju menuju kota yang nyaman, berkelanjutan, dan berdaya saing tinggi. (*)

To Top

You cannot copy content of this page