Metro Advertorial

Kejar Imunisasi Dasar Lengkap untuk Balita, Puskesmas Baru Ulu Door to Door

kunjungan tim kesehatan Puskesmas Baru Ulu ke rumah warga (foto:kotaku.co.id/ist)

KOTAKU, BALIKPAPAN-Untuk memastikan seluruh anak mendapat perlindungan penuh melalui imunisasi, Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Puskesmas Baru Ulu, Kecamatan Balikpapan Barat, maksimalkan layanan melalui program jemput bola door to door.

Upaya ini dijalankan sebagai respons atas beragam tantangan lapangan yang membuat sebagian anak berisiko terlewat dari jadwal vaksin.

Mulai dari mobilitas penduduk yang tinggi, banyaknya warga pendatang, keterbatasan akses orang tua, hingga minimnya kesadaran terkait pentingnya imunisasi.

Guna memastikan pendataan akurat dan layanan lebih dekat dengan warga, Puskesmas Baru Ulu mengerahkan tim yang terdiri dari bidan, petugas imunisasi, serta dokter.

“TIm yang turun lengkap. Bidan, petugas imunisasi dan dokter. Bahkan kami juga melibatkan kader, ketua RT hingga Babinsa dan Bhabinkamtibmas. Untuk menjembatani dengan warga yang melakukan penolakan,” ujar Penanggung Jawab Program Imunisasi Rizky Pramudiati dijumpai di sela aktivitasnya.

Dia menjelaskan, tim bergerak menyusuri lingkungan RT secara bertahap, melakukan pendataan bayi dan balita, memeriksa buku KIA, hingga memberikan imunisasi langsung jika anak siap divaksin.

Metode Door to Door ini dinilai efektif, terutama bagi keluarga yang sulit meluangkan waktu datang ke fasilitas kesehatan.

Dengan kunjungan langsung, orang tua mendapatkan edukasi tepat dan anak dapat segera melengkapi imunisasi tanpa menunda.

“Tapi kalau orang tua tetap menolak kami juga tidak bisa memaksa. Tapi edukasi tetap kami berikan,” imbuhnya.

Puskesmas Baru Ulu menegaskan bahwa Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) sembilan vaksin adalah benteng awal perlindungan anak terhadap penyakit berbahaya seperti campak, polio, hepatitis B, hingga difteri. Kelengkapan imunisasi balita juga menjadi kunci mencegah wabah penyakit yang dapat muncul kapan saja jika cakupan tidak optimal.

Melalui pendataan ulang dan pengecekan langsung ke rumah-rumah, petugas memastikan tidak ada anak yang “hilang dari radar”.

Setiap bayi dan balita dicocokkan ulang data kelahirannya, termasuk yang baru pindah atau baru teridentifikasi oleh kader.

Selain memberikan layanan imunisasi, tim kesehatan juga meluruskan hoaks yang masih beredar di tengah masyarakat. Edukasi langsung diberikan terkait keamanan vaksin, isu halal, dan pentingnya imunisasi sesuai jadwal. (*)

To Top

You cannot copy content of this page