
KOTAKU, BALIKPAPAN-Kepala SMP Negeri 2 Kota Balikpapan Hj Juraidah mengaku senang dilibatkan dalam program Sekolah Idaman.
Program itu berupa kegiatan pelatihan dan pembinaan manajerial kepemimpinan para kepala sekolah.
“Kegiatan ini sangat menyenangkan, karena telah meningkatkan pengetahuan kami,” ujarnya, ditemui usai mengikuti serangkaian kegiatan Sekolah Idaman yang dipusatkan di kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappeda Litbang) Kota Balikpapan, di area Balai Kota Balikpapan, Kamis (2/11/2023).
Kegiatan ini dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Balikpapan, bekerja sama Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia (LAN RI), yang berlangsung selama tiga hari.
Pembukaan dilaksanakan di Hotel Pasific Balikpapan, Selasa (31/10/2023), kemudian dilanjutkan dengan pendalaman materi yang dipusatkan di kantor Bappeda Litbang Kota Balikpapan selama dua hari, yakni 1-2 November 2023.
“Kami baru tahu. Maksudnya semua itu (materi pembinaan) sudah kami laksanakan tapi kami baru menyadari bahwa Sekolah Idaman adalah sekolah yang benar-benar penuh inovasi, kreatif dan melayani,” ungkapnya.
Ia mengatakan, kegiatan ini mempertemukan para kepala sekolah. Mulai SD dan SMP, untuk bersama-sama mengikuti setiap materi yang diberikan oleh narasumber dari LAN RI.
Dalam proses transfer ilmu dilaksanakan dengan interaksi yang baik, sehingga para kepala sekolah dapat menyerap ilmu yang diberikan dengan maksimal.
Sedangkan hari ketiga pelaksanaan program Sekolah Idaman, para peserta mengikuti ujian penilaian judul inovasi, oleh para ahli dan dibantu Disdikbud Kota Balikpapan.
Salah satu pengujinya adalah Kepala Bidang (Kabid) Guru dan Tenaga Kependidikan Disdikbud Kota Balikpapan, yakni Emmy Mulyani.
Juraidah menerangkan, inovasi yang akan dilaksanakannya untuk diimplementasikan kepada para peserta didiknya di SMPN 2 Kota Balikpapan, yakni terkait dengan pembangunan karakter peserta didik.
Ia berharap kegiatan pembinaan seperti Sekolah Idaman dapat terus berkesinambungan, agar terus meningkatkan kapasitas dan keilmuan para kepala sekolah, dalam menghadapi tantangan dunia pendidikan masa depan. (*)



