Parlementaria

Ketua DPRD Balikpapan Alwi Sependapat dengan Wali Kota, Hapus Budaya Anak Didik Titipan

KOTAKU, BALIKPAPAN-Ketua DPRD Kota Balikpapan Alwi Al Qadri mendukung penuh pernyataan Wali Kota H Rahmad Mas’ud agar tidak ada lagi budaya titip-menitip anak didik dalam momen tahun ajaran baru.

Menurut Alwi, budaya tersebut sudah seharusnya dihapus karena mencederai prinsip keadilan dan transparansi dalam sistem pendidikan.

“Saya sependapat dengan Wali Kota H Rahmad Mas’ud. Budaya anak didik titipan tidak mendidik dan harus dihilangkan. Ini penting demi menjaga integritas dunia pendidikan,” tegas Alwi saat diwawancarai usai memimpin Rapat Paripurna dengan agenda pandangan Fraksi DPRD Balikpapan terhadap Nota Penjelasan Wali Kota atas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2024.

Rapat Paripurna digelar di aula Gedung Parkir Klandasan, Senin (7/72025).

Lanjut Alwi menilai praktik anak didik titipan justru menimbulkan ketidakadilan bagi anak-anak yang telah mengikuti proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) sesuai prosedur dan aturan.

“Banyak anak berjuang dengan nilai dan zonasi, tapi kalah oleh titipan. Ini tidak sehat bagi semangat untuk berprestasi dalam pendidikan,” tambahnya.

Alwi juga mendorong Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Balikpapan dan seluruh sekolah untuk berani bersikap tegas terhadap segala bentuk intervensi atau tekanan dari pihak manapun.

Baginya, pendidikan merupakan ruang pembentukan karakter yang seharusnya dimulai dari proses yang jujur dan adil.

“Kalau sejak awal anak didik masuk lewat jalur tidak benar, bagaimana mau membangun generasi yang berintegritas?” ujarnya.

Legislator Partai Golkar dari Daerah Pemilihan (Dapil) Balikpapan Barat ini berharap tahun ajaran baru 2025/2026 bisa menjadi momentum untuk membersihkan dunia pendidikan dari praktik-praktik semacam ini dan memperkuat kepercayaan publik terhadap sistem pendidikan di Kota Minyak, julukan Kota Balikpapan. (*)

To Top

You cannot copy content of this page