
KOTAKU, BALIKPAPAN-PT Kilang Pertamina Balikpapan (KPB) telah sukses melakukan Lifting Alkylation Reactor Equipment, Sabtu (21/8/2021) siang. Guna memenuhi salah satu komitmen dan tujuan Proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan, yakni meningkatkan kualitas produk menjadi setara EURO V.
Direktur Pengembangan PT KPB, Djoko Koen Soewito meyampaikan apresiasi terhadap seluruh perwira KPB. “Alhamdulillah pekerjaan Lifting Alkylation Reactor Equipment ini telah dilaksanakan dengan baik dan optimal,” ujarnya melalui siaran pers yang disampaikan, Senin (23/8/2021).
Sebagai pengelola proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan dan Lawe-Lawe yang merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN). PT KPB berkomitmen dapat meningkatkan kualitas produk untuk memenuhi standar EURO V, sehingga lebih ramah lingkungan.
Mahakarya Kilang Pertamina Balikpapan akan menjadi kebanggaan bangsa Indonesia dalam cita-cita mewujudkan Ketahanan, Kemandirian, dan Kedaulatan Energi Indonesia.
Kapal MT Hanjin yang berangkat dari Korea 24 Juli 2021 untuk membawa salah satu paket peralatan berupa Disengager/Stripper, dan Regenerator telah tiba di Pelabuhan Proyek RDMP Balikpapan pagi ini.
Equipment yang diproduksi oleh PT Sewon Cellontech Co Ltd, Korea ini memiliki tinggi sekitar 49,65 meter, diameter luar sekitar 10 meter, dan berat sekitar 418,07 Ton. Dengan dimensi ukuran dan berat peralatan yang cukup besar, maka untuk melakukan lifting digunakan Crane berkapasitas 1600 ton.
Alkylation Reactor (C-065-03) merupakan salah satu equipment penting dalam Unit Alkilasi yang merupakan proprietary (paten) dari Licensor Lummus Technology.



