Metro

KKP Balikpapan Kerahkan Seluruh Tim Validasi Hasil Rapid

Diketahui saat ini Farma Lab yang merupakan anak perusahaan BUMN Indo Farma bekerja sama dengan anak perusahaan Angkasa Pura Support untuk membuka layanan berbayar tersebut kepada seluruh calon penumpang di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan.

Berdasarkan informasi yang terima, otoritas bandara sudah menyiapkan sekitar 10 ribu kantong alat GeNose yang diadakan oleh Farma Lab.

“Semua tergantung permintaan, nanti tergantung atau disesuaikan dengan permintaan. Untuk saat ini masih sekitar 100 kantong setiap hari, karena baru hari pertama (memulai, Red), kemarin ujicoba untuk stakeholder saja dan baru ini sudah mulai pengguna jasa,” terang Zainul.

Lanjut ia mengatakan, pengawasan akan berlaku sebagaimana biasanya, artinya secara rutin keberangkatan maupun kedatangan untuk para pelaku perjalanan pasti akan melalui pengawasan pihak KKP.

Begitu juga pengawasan dari sisi kesehatan di pelabuhan. Untuk saat ini GeNose C19 baru ada di Pelabuhan Feri Kariangau dalam tahapan uji coba lantaran sumber dayanya belum disiapkan.

“Pengawasan keberangkatan berjalan karena yang validasi dokumen kami sampai ada prosedur dari internal di pelabuhan, jika belum ada validasi dari KKP belum boleh beli tiket,” ungkapnya.

Zainul mengaku saat ini pengadaan layanan pemeriksaan kesehatan melalui GeNose C19 di Pelabuhan Kariangau dengan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) belum tersedia.

“Apabila tidak ada GeNose C19, jadi alternatifnya tetap mengacu pada antigen dan PCR,” ulasnya.

Informasi tambahan 6 -17 Mei 2021, pelabuhan dan bandara tetap beroperasi, hanya saja berlaku untuk kriteria khusus sesuai dengan Surat Edaran No 12 Tahun 2021, misalnya ASN yang hendak bepergian, wajib dilengkapi surat tugas dari pimpinan minimal dari eselon II. Untuk keberangkatan dalam rangka berobat, wajib disertai surat keterangan rujukan dari rumah sakit,” papar Zainul.(*)

Pages: 1 2

To Top

You cannot copy content of this page