
KOTAKU, BALIKPAPAN-Warga Balikpapan Timur kini bisa bernapas lega, karena rencana pembangunan rumah sakit akhirnya mendapat kepastian. Yakni akan dibangun tahun 2026.
Proyek yang sempat terhambat akibat penyesuaian anggaran pusat ini kini kembali menjadi prioritas pemerintah daerah.
Ketua Komisi IV DPRD Balikpapan H Gasali, menegaskan bahwa alokasi pendanaan untuk tahap awal pembangunan sudah masuk dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2026.
“Pendanaan tahap pertama sudah disiapkan, sekitar Rp55 miliar, dan siap digunakan untuk memulai pekerjaan awal,” ungkap Gasali, Minggu (30/11/2025).
Menurut Gasali, proyek rumah sakit sempat menghadapi masa sulit ketika pemerintah pusat menerapkan efisiensi anggaran nasional.
Beberapa proyek strategis di Kota Balikpapan sempat dikaji ulang. Termasuk rencana pembangunan rumah sakit yang telah lama ditunggu masyarakat Timur, Kota Balikpapan.
“Setelah melalui pembahasan intensif antara DPRD dan pemerintah, proyek ini kembali masuk daftar prioritas.
Kami memastikan tidak ada penundaan lanjutan. Informasi bahwa proyek ini dibatalkan adalah tidak benar,” tegas Gasali.
RS Balikpapan Timur direncanakan dibangun secara bertahap dengan skema tahun jamak hingga 2028.
Pembangunan secara bertahap memungkinkan pengerjaan lebih terkontrol, serta memastikan seluruh fasilitas bisa berdiri sesuai perencanaan.
Rumah sakit ini akan memiliki klasifikasi tipe D Plus dan dilengkapi sekitar 150 tempat tidur, memberikan pelayanan kesehatan yang lebih dekat bagi warga Balikpapan Timur yang sebelumnya harus menuju pusat kota untuk perawatan.
“Bangunannya dirancang tujuh lantai, meski masih menunggu finalisasi desain. Dengan fasilitas ini, masyarakat di wilayah timur akan mendapatkan akses layanan kesehatan yang lebih mudah dan nyaman,” tambah Gasali.
Selain meningkatkan layanan kesehatan, pembangunan rumah sakit ini juga menjadi bagian dari upaya Pemkot Balikpapan untuk memperkuat pelayanan publik secara menyeluruh.
Pembangunan fasilitas ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui penyerapan tenaga kerja dan pengembangan infrastruktur pendukung.
Masyarakat Balikpapan Timur menyambut baik kabar dimulainya proyek ini. Warga berharap kehadiran rumah sakit baru akan mengurangi kesulitan dalam mendapatkan pelayanan medis cepat dan berkualitas. (*)



