
KOTAKU, BALIKPAPAN-Sebagai pabrikan sepeda motor global, Yamaha selalu berkomitmen untuk dapat mencipatakan kondisi keselamatan berkendara di tengah masyarakat.
Tidak hanya melalui produk-produk yang terus dikembangkan dengan berbagai fitur keselamatan terkini, upaya menekan kasus kecelakaan juga dilakukan melalui program pelatihan Safety Riding yang bertujuan meningkatkan kesadaran, pengetahuan serta skill berkendara yang aman.


31 Oktober – 1 November lalu, Yamaha Riding Academy (YRA) berkolaborasi dengan Bosch, brand asal Jerman penyedia perangkat sistem pengereman ABS, menghadirkan pelatihan Safety Riding bagi para konsumen dan juga komunitas Yamaha di Universitas Internasional Islam Indonesia (UIII), Depok, Jawa Barat.
Tujuannya selain meningkatkan kesadaran dan skill up berkendara yang aman, kedua perusahaan juga memperkenalkan secara lebih detail terkait manfaat sistem pengereman Anti-lock Braking System (ABS).
“Sebagai produsen sepeda motor global, tentu menciptakan budaya dan mindset safety riding adalah sebuah keharusan bagi seluruh insan Yamaha, termasuk menularkannya kepada user dan konsumen kami.
Itulah sebabnya kami secara regular bekerja sama dengan berbagai pihak, aktif untuk menggelar kegiatan edukasi Safety Riding yang tidak hanya bersifat teori tetapi juga praktik sembari mengenalkan berbagai fitur keselamatan,” ungkap Manager Public Relation, YRA & Community PT Yamaha Indonesia Motor Mfg Rifki Maulana, dalam siaran pers.
Diterangkan, kegiatan Safety Riding selama dua hari itu, melibatkan sebanyak kurang lebih 50 peserta yang berasal dari konsumen umum dan juga komunitas sepeda motor Yamaha.
Edukasi dimulai dengan sesi teori yang bersifat Classroom untuk memaparkan informasi mengenai tujuan program dan pengenalan fitur teknologi keselamatan.
Setelah sesi teori usai, edukasi dilanjutkan tahap praktik untuk meningkatkan skill berkendara, termasuk mencoba berbagai fitur keselamatan motor.
Salah satu fitur yang diuji yakni sistem pengereman ABS dengan menggunakan motor terbaru Aerox Alpha “Turbo”.
ABS merupakan sistem pengereman yang memanfaatkan perangkat sensor guna mencegah roda ban terkunci saat pengendara melakukan pengereman secara mendadak (Hard Braking), termasuk di atas permukaan jalan yang licin.
Adapun metode pengujian ABS yang dilakukan, para peserta diminta untuk melakukan akselerasi sejauh 100 – 200 meter dan kemudian melakukan pengereman secara mendadak (Hard Braking) di atas permukaan jalan licin yang telah disiapkan.
Hasilnya, motor yang menggunakan sistem pengereman ABS dapat berhenti secara Smooth.
Imam, salah seorang anggota komunitas Yamaha yang ikut ambil bagian dalam rangkaian program Safety Riding memberikan apresiasi kepada kedua perusahaan atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai bermanfaat dalam meningkatkan skill berkendara Safety.
“Saya sangat mengapresiasi Yamaha dan Bosch karena diberi kesempatan join. Karena memang, sebagai konsumen yang sehari-hari bermobilitas menggunakan motor saya belum sepenuhnya mengetahui cara kerja berbagai fitur keselamatan secara detail.
Kami benar-benar dapat Insight yang bagus terkait manfaat dari teknologi yang ada di motor, tidak hanya secara teori, tapi juga secara praktik. Terutama perihal cara kerja sistem ABS yang ternyata memang memberikan performa pengereman yang lebih optimal di permukaan jalan licin,” ungkapnya.
Saat ini beberapa model sepeda motor Yamaha baik kategori MAXi, Classy dan juga Sport telah dilengkapi dengan berbagai fitur keselamatan yang dapat meningkatkan kontrol saat berkendara.
Fitur tersebut mulai dari sistem pengereman ABS single dan dual channel, hingga Traction Control System (TCS) yang mencegah ban selip saat berakselerasi dipermukaan jalan licin.
Untuk informasi lebih lanjut terkait produk Yamaha silahkan kunjungi website resmi https://www.yamaha-motor.co.id/. (*)



