
KOTAKU, BALIKPAPAN-Pertamina melalui PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Unit Balikpapan akan melaksanakan latihan kesiapsiagaan keadaan bahaya (Emergency Drill) skala besar. Untuk memastikan kelancaran pelaksanaan kegiatan, skenario latihan pun disusun dengan para pemangku kepentingan di Gedung Banua Patra, Balikpapan, Senin (14/11/2022).
“Latihan kesiapsiagaan bahaya yang akan dilakukan kali ini di Pertamina disebut latihan level 2,” kata Manager HSSE PT KPI Unit Balikpapan Arjon Siagian.
Dalam latihan ini, tidak hanya melibatkan pekerja level unit, namun juga akan melibatkan manajemen kantor pusat PT KPI.
Arjon menjelaskan bahwa sebagai perusahaan industri pengolahan minyak yang berisiko tinggi, PT KPI Unit Balikpapan telah melakukan mitigasi berbagai kemungkinan bahaya yang mungkin terjadi.
Pencegahan menjadi hal yang utama melalui penerapaan aspek-aspek Health Safety Security & Environment (HSSE) yang ketat. Namun, kesiapsiagaan merupakan hal yang juga tak kalah penting untuk dilakukan.
“Kami tentunya butuh dukungan dari para pemangku kepentingan. Kilang ini salah satu objek vital nasional yang memasok sekitar 26 persen kebutuhan nasional. Apabila ada kendala maka akan ada potensi masyarakat terganggu pasokan BBM-nya,” kata Arjon.



