Metro

KPU Balikpapan Coklit Data Pemilih

KOTAKU, BALIKPAPAN-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Balikpapan mencatat sebanyak 518.000 pemilih di Kota Balikpapan yang akan dilakukan pencocokan dan penelitian (coklit) oleh Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih).

Ketua KPU Kota Balikpapan Noor Thoha mengatakan data pemilih tersebut bisa berubah, sesuai dengan hasil Coklit yang mulai dilakukan Pantarlih.

“Apakah itu turun atau naik. Dari Coklit itu yang menentukan,” kata Thoha, Selasa (14/2/2023).

Sekadar diketahui, pencocokan dan penelitian atau Coklit adalah kegiatan yang dilakukan untuk pemutakhiran data pemilih, dengan cara mendatangi pemilih secara langsung.

Pemutakhiran data pemilih adalah kegiatan untuk memperbaharui data pemilih berdasarkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) dari Pemilu atau pemilihan terakhir dan mempertimbangkan Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4), dengan cara melakukan verifikasi faktual data Pemilih.

Coklit data pemilih akan berlangsung kurang lebih satu bulan, yakni mulai 12 Februari hingga 14 Maret mendatang.

“Itu baru coklit. Nanti kami susun, kemudian kami jadikan Daftar Pemilih Sementara (DPS),” jelasnya.

Selanjutnya dari DPS akan ditetapkan menjadi Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada Juni mendatang.

Menurut Thoha, ketika tim Pantarlih melakukan coklit dan ternyata pemilih yang terdata sudah meninggal dunia atau sudah pindah maka akan dilakukan pencoretan.

“Tapi ketika kami datangi ada pemilih yang belum masuk, maka akan kami tambahkan,” ujarnya.

Adapun orang pertama dan kedua yang dicoklit oleh Pantarlih adalah Ketua DPRD Balikpapan H Abdulloh serta Wali Kota Balikpapan H Rahmad Mas’ud, Selasa (14/2/2023).

“Secara seremonial, kepala daerah kami utamakan. Selanjutnya nanti seluruh masyarakat Kota Balikpapan yang memenuhi syarat sebagai pemilih kami datangi, dari rumah ke rumah,” kata Thoha. (*)

To Top

You cannot copy content of this page