
KOTAKU, BALIKPAPAN-Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan resmi menyepakati Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) untuk tahun anggaran 2026.
Keputusan ini dikemas dengan penandatanganan dokumen dalam Rapat Paripurna ke-25 Masa Sidang III Tahun Sidang 2024/2025 di Gedung Parkir Klandasan, Rabu (13/8/2025).
Disertai dengan kesepakatan terkait pelaksanaan subkegiatan tahun jamak untuk pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Balikpapan Timur.
Wali Kota DR H Rahmad Mas’ud menegaskan bahwa proses penyusunan KUA dan PPAS bukanlah perjalanan singkat.
KUA PPAS merupakan instrumen penting dalam penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Dokumen ini juga memuat arah kebijakan prioritas program, kerangka pendapatan, belanja, dan pembiayaan daerah, serta skala prioritas pembangunan.
Hal tersebut sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) menuju visi Indonesia Emas 2045.
“Proses ini melibatkan diskusi panjang dan kerja keras bersama antara pemerintah dan DPRD untuk mencari keputusan terbaik demi kesejahteraan masyarakat Balikpapan,” ujarnya dalam rapat tersebut.
Kesepakatan ini juga mencakup komitmen untuk pembangunan RSUD Balikpapan Timur, sebuah proyek strategis yang merupakan bagian dari visi misi kepala daerah untuk meningkatkan akses layanan kesehatan di wilayah timur.
Pembangunan rumah sakit ini direncanakan menggunakan skema penganggaran tahun jamak selama tiga tahun, dengan perkiraan total anggaran lebih dari Rp270 miliar untuk pembangunan fisik.
“Pembangunan RSUD Balikpapan Timur adalah wujud nyata dari komitmen kami untuk memberikan pelayanan kesehatan yang lebih baik dan mudah diakses bagi masyarakat,” kata Rahmad Mas’ud.
Dia juga menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh tim. Baik dari jajaran pemerintah maupun DPRD, yang telah bekerja sama dalam menyusun KUA-PPAS dan kesepakatan pembangunan RSUD.
Rahmad mengatakan keputusan ini menandai komitmen bersama dalam mewujudkan pembangunan yang selaras dengan kebutuhan masyarakat.
“Saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung pelaksanaan program dan kegiatan yang telah disepakati, agar kesepakatan ini menjadi langkah nyata menuju Balikpapan yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan,” pungkasnya. (*)



