Metro Advertorial

Lindungi Anak Perempuan dari Risiko Kanker Serviks, Puskesmas Baru Ulu Imunisasi HPV di Sekolah

KOTAKU, BALIKPAPAN-Upaya pencegahan penyakit melalui imunisasi terus diperkuat Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Puskesmas Baru Ulu, Kecamatan Balikpapan Barat.

Salah satunya dengan pelaksanaan imunisasi HPV bagi siswi kelas 5 SD.

Tahun ini, program sudah menjangkau lima sekolah dasar di wilayah kerja puskesmas melalui kegiatan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS).

Penanggung Jawab Program Imunisasi Puskesmas Baru Ulu Rizky Pramudiati menjelaskan, telah melakukan sosialisasi lengkap kepada sekolah dan orang tua, termasuk menjelaskan manfaat, tujuan, serta kemungkinan efek samping setelah penyuntikan.

Hal ini dilakukan untuk memastikan orang tua memahami pentingnya vaksin HPV sebagai perlindungan jangka panjang.

Dijelaskan, imunisasi HPV diberikan dengan tujuan mencegah infeksi Human Papillomavirus yang berpotensi menyebabkan kanker serviks, salah satu jenis kanker paling berbahaya pada perempuan.

Vaksin HP biasa memiliki biaya yang relatif tinggi, yakni sekitar Rp800 ribu per suntikan. Namun melalui program BIAS, imunisasi ini dapat diakses tanpa biaya oleh siswi sekolah dasar yang memenuhi kriteria.

Meski begitu, Rizky mengaku ada beberapa orang tua yang menolak anaknya divaksin.

Terkait itu, Puskesmas Baru Ulu memastikan seluruh sekolah dan orang tua mendapatkan pemahaman yang benar terkait imunisasi HPV.

Dalam sosialisasi, tims kesehatan menjelaskan bahwa vaksin aman, memiliki uji klinis kuat, dan telah digunakan secara luas di seluruh dunia.

Edukasi tentang efek samping ringan seperti nyeri di area suntikan, demam ringan, atau pegal lengan juga disampaikan untuk mencegah kekhawatiran berlebihan.

Secara akurasi dia menyebutkan, imunisasi HPV bukan hanya pencegahan dini, tetapi juga investasi kesehatan jangka panjang.

Virus HPV dapat menyerang tanpa gejala dan berkembang menjadi penyakit berbahaya jika tidak dicegah sejak awal.

Dengan cakupan imunisasi tinggi, risiko kanker serviks di masa depan bisa ditekan secara signifikan. (*)

To Top

You cannot copy content of this page