
KOTAKU, BALIKPAPAN-Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan Subari memimpin Rapat Paripurna Pandangan Akhir Fraksi-Fraksi terkait Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Wali Kota Balikpapan 2022, yang digelar di DPRD Kota Balikpapan, Senin (12/6/2023).
Kegiatan ini dihadiri segenap jajaran legislatif dan juga disaksikan secara langsung Wali Kota Balikpapan H Rahmad Mas’ud yang datang bersama jajaran pejabat di lingkungan Pemkot Balikpapan.
Dalam kesempatan itu, Subari mengatakan bahwa secara umum, LKPj 2022 telah diterima dengan baik oleh semua fraksi.
Menurutnya, ada beberapa hal yang menjadi catatan dalam rapat paripurna ini. Antara lain terkait dengan pendidikan. Apalagi dengan momentum Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang akan dilaksanakan di Kota Beriman dalam waktu dekat.
“Terkait dengan ketersediaan sekolah. Tidak berbanding lurus dengan jumlah anak didik yang lulus naik ke jenjang lebih tinggi, dari SD ke SMP,” ungkapnya.
Dia menyebutkan ada dua wilayah yang membutuhkan perhatian terkait sarana dan prasarana pendidikan. Yakni di Balikpapan Timur dan Balikpapan Tengah.
Menurutnya kedua hal ini akan menjadi atensi sampai 2024.
Karena masih banyak PR lain terkait dengan kebutuhan sekolah tingkat SD dan sebagainya. Sehingga Subari menyebut akan segera berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Balikpapan untuk mendorong pemanfaatan hibah lahan dari developer atau pengembang perumahan.
Ia mencontohkan pengembang perumahan Batakan Permai telah menghibahkan lahan seluas 1,2 hektare dan akan ditambah lagi menjadi 1,5 hektare.
“Nah tentu ini perlu kami kawal, semakin cepat kami buat hibahnya (semakin baik). Jangan sampai nanti berubah pikiran,” katanya.
Subari mengaku khawatir karena memahami bagaimana sudut pandang pengembang terhadap potensi lahan komersial.
“Nanti digeser. Saya lihat tanahnya sudah strategis, tinggal Pemkot dalam hal ini Dinas Pendidikan atau Dinas Kesehatan (untuk membangun fasilitas kesehatan) bisa segera mengeksekusi,” pungkasnya. (*)



