Metro Advertorial

Lurah Marga Mulyo Balikpapan Barat Ajak Warga Gaspol 5M, Cegah DBD

Aji Syarifah Nur Alifah

KOTAKU, BALIKPAPAN-Lurah Marga Mulyo Aji Syarifah Nur Alifah, mengajak masyarakat untuk gaspol dalam menerapkan langkah 5M sebagai upaya pencegahan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di wilayahnya yang berlokasi di Kecamatan Balikpapan Barat tersebut.

Seruan ini dilatarbelakangi adanya kasus DBD di Kelurahan Margo Mulyo. Disebutkan, sejumlah RT melaporkan adanya kasus DBD. Masing-masing RT 38 dan RT 39 yang melaporkan dua kasus, serta RT 1 dan RT 2 dengan satu kasus.

Hal ini tentu menjadi perhatian khusus sehingga perlu ada upaya pencegahan dan penanganan. Termasuk berkoordinasi dengan Puskesmas dan kader kesehatan untuk menekan penyebaran penyakit. Salah satunya yang sering dilakukan yakni Fogging.

Namun dia menekankan bahwa Fogging bukanlah solusi utama, melainkan langkah terakhir jika ditemukan kasus DBD di suatu wilayah.

“Fogging itu hanya membunuh nyamuk dewasa, tapi tidak menghentikan perkembangbiakan jentik. Pencegahan paling efektif tetap disiplin menjalankan 5M, yaitu Menguras, Menutup, Mendaur ulang, Menghindari gigitan nyamuk, dan Memantau jentik di lingkungan,” ujarnya dijumpai di sela peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN0) 2025 yang digelar Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Balikpapan di kawasan hutan mangrove Margo Mulyo, Kamis (27/2/2025).

Lanjut Syarifah menjelaskan, kesadaran masyarakat adalah faktor utama dalam mencegah penyebaran DBD. Oleh karena itu, kelurahan bersama kader kesehatan dan puskesmas aktif mengedukasi warga agar lebih peduli terhadap bahaya nyamuk Aedes Aegypti yang menjadi penyebab utama penyakit DBD.

“Kami terus mendukung kegiatan Puskesmas dalam sosialisasi untuk warga. Jangan tunggu ada korban, lebih baik cegah sejak awal dengan rutin membersihkan lingkungan,” tambahnya.

Selain edukasi, kelurahan juga mendorong penggunaan kelambu dan penampungan air yang lebih aman untuk mencegah nyamuk berkembang biak.

Curah hujan tinggi belakangan ini memang menjadi tantangan, tetapi pencegahan tetap bisa dilakukan dengan upaya maksimal.

Dengan adanya jumlah kasus DBD di wilayahnya, dia pun mengimbau warga untuk lebih waspada dan aktif melaporkan jika ada anggota keluarga yang mengalami gejala.

Seperti demam tinggi, nyeri otot, mual, atau bintik merah di kulit.

“Segera periksa ke Puskesmas jika ada gejala DBD. Jangan menunggu parah, karena DBD bisa berbahaya jika tidak ditangani cepat,” tegas Syarifah.

Kelurahan berharap, dengan sinergi antara masyarakat, Puskesmas, dan aparat setempat, kasus DBD dapat ditekan dan lingkungan Marga Mulyo tetap sehat dan bebas dari nyamuk pembawa penyakit. (*)

To Top

You cannot copy content of this page