
KOTAKU, BALIKPAPAN-Tim Kelurahan Tangguh Bencana alias Katana merupakan kumpulan masyarakat di tiap kelurahan yang diberikan Surat Keputusan (SK) dan bertugas untuk menanggulangi ataupun mengurasi risiko bencana di setiap kelurahan di Balikpapan.
Di Kelurahan Mekar Sari, tim Katana itu baru saja dikukuhkan langsung oleh Lurah Mekar Sari Evi Nurhayanti di ruang serba guna kantornya, Jalan Jendral Ahmad Yani, Kecamatan Balikpapan Tengah, Kamis (2/11/2023).
Dalam pengukuhan itu, turut hadir Camat Balikpapan Tengah Agung Budi Prasetyo, anggota Komisi I DPRD Balikpapan Andi Arief Agung serta Kasi Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Balikpapan Solahudin Malik.
Pengukuhan sudah dilalui, tentu tugas siap diemban, maka sebelum beraksi di lapangan skill alias keahlian pasti dibutuhkan, dan mengingat medan yang tak pernah sama maka keahlian perlu ditingkatkan.
“Langkah selanjutnya dari Kelurahan Mekar Sari setelah pengukuhan ini akan membentuk program untuk meningkatkan skill tim Katana,” kata Lurah Mekar Sari Evi Nurhayanti seusai pelantikan.
Dalam hal ini, program itu untuk para relawan yang terbentuk dalam SK untuk edukasi dan pelatihan mengenai pengurangan risiko bencana yang ada di Mekar Sari.
Adapun bencana yang paling rawan terjadi di Kelurahan Mekar Sari menurut Evi yakni tanah longsor dan bencana kebakaran.
Hal itu bukan tanpa alasan melainkan memang kondisi geografis Mekar Sari.
“Tempat kami ini medannya berbukit, serta padat penduduk dan banyak gang-gang,” sebutnya.
Dari medan berbukit dan padat penduduk tingkat kerawanan tentu akan tinggi.

Kondisi itu bukan tidak mungkin menyulitkan armada penanggulangan bencana untuk menjangkaunya.
Maka, dengan letak geografisnya yang seperti itu, pihaknya juga akan memprogramkan tiap RT di luar dari Katana untuk aktif mengikuti latihan penanggulangan risiko bencana.
“Dan dari Katana ini akan turun ke RT-RT untuk melakukan pembinaan dan edukasi masing-masing wilayah dan kal8 perlu langsung simulasi,” ujarnya.
Dalam simulasi itu, pihaknya juga perlu melakukan kerja sama dengan BPBD Balikpapan.
“Biasanya BPBD juga melaksanakan pelatihan cara penanggulangan kebakaran,” imbuhnya.
Terlebih di Kelurahan Mekar Sari belum ada wadah untuk penampungan air jika terjadi kebakaran.
“Makanya tadi kami juga dapat arahan dari Komisi I (DPRD Balikpapan) bahwasanya dari Katana melalui Musrembang (Musyawarah Rencana Pembangunan, Red) akan diusulkan,” pungkasnya. (*)



