
KOTAKU, BALIKPAPAN-Setelah Proklamasi 17 Agustus 1945, situasi Indonesia kala itu, belum stabil. Indonesia masih bergejolak, terutama antara rakyat dan tentara asing. Salah satunya di Surabaya, Jawa Timur. Mengenang peristiwa itu, maka 10 November ditetapkan sebagai Hari Pahlawan.
Lantas, sekarang menjadi tugas bersama untuk meneruskan perjuangan para pahlawan. Momentum itu, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Balikpapan H Abdulloh mengingatkan masyarakat akan jasa para pahlawan.
“Bangsa yang kuat dan hebat, adalah bangsa yang menghargai jasa-jasa pahlawan dan pejuang. Tanpa jasa pahlawan maka Indonesia tidak ada apa-apanya,” kata dia kepada wartawan usai mengikuti apel memperingati Hari Pahlawan di Balai Kota, Kamis (10/11/2022).
Menurutnya, momentum ini juga perlu disikapi generasi penerus bangsa untuk mengingat jasa para pahlawan. Di antaranya dengan mengisi kemerdekaan dengan positif dan prestasi. Termasuk mengimplementasikan pesan-pesan para pahlawan untuk mengisi kemerdekaan dengan baik untuk Indonesia maju dan Indonesia lebih baik.
“Untuk mengingat jasa-jasa para pahlwan itu, generasi penerus bangsa ini juga harus mempunyai wawasan kebangsaan Indonesia. Sehingga bangsa ini menjad bangsa kuat dan dihargai dengan bangsa-bangsa lain,” ungkapnya.
Seperti contoh meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Dengan mengisi hal-hal yang positif yang bisa mewujudkan bangsa yang baik.
“Sehingga dapat bersaing dengan bangsa yang lain,” pungkasnya. (*)



