
Disebutkan, di wilayah kerja Pegadaian area Balikpapan meliputi Balikpapan, Penajam Paser Utara (PPU) dan Paser, tercatat ada 240 agen Pegadaian dari total 500 agen yang terdaftar. Dari jumlah itu, total omzet yang berhasil dibukukan sebanyak Rp27 miliar posisi hingga Mei 2022.
Untung menjadi agen Pegadaian dibenarkan Galih Lesti Jayanti. Agen Pegadaian asal Long Ikis Kabupaten Paser yang hadir dalam Gathering Agen Pegadaian. “Banyak bonusnya. Biasanya dalam bentuk top up Tabungan Emas dan top up e-wallet saya,” ulasnya.
Galih, karib ia disapa mengaku menjadi agen Pegadaian berawal dari menjadi nasabah yang rutin melakukan transaksi. “Awalnya ditawari, karena saya juga jualan online akhirnya berminat jadi agen” jelasnya. Ia pun tercatat menjadi agen sejak tiga tahun lalu. Galih mengaku berhasil membukukan omzet Rp100 juta rata-rata per bulan. Jumlah itu meningkat tajam jelang momen akbar seperti Lebaran. Gadai BPKB, Tabungan Emas, gadai emas mendominasi transaksi keagenannya. Agar perolehan omzetnya tetap terjaga tak jarang Galih jemput bola dengan mendatangi nasabah yang hendak bertransaksi.
“Biasanya kalau gadai di atas Rp10 juta, saya jemput ke nasabah,” serunya. Galih pun berniat mengembangkan bisnis agen Pegadaian dengan membuka outlet. (*)




