
KOTAKU, BALIKPAPAN-Pemerintah Kota Balikpapan melalui Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) mulai mematangkan seluruh persiapan menuju Balikpapan Fest 2025, ajang tahunan yang akan digelar 5–9 November 2025 di Balikpapan Sport and Conventions Center (BSCC/DOME).
Kepala Disporapar Balikpapan dr Ratih Kusuma, mengatakan festival tahun ini akan menjadi momentum besar untuk menampilkan potensi terbaik Balikpapan, mulai dari seni, budaya, olahraga, hingga investasi pariwisata.
“Balikpapan Fest tahun ini kami siapkan lebih meriah dan kolaboratif. Akan ada pertunjukan musik, tari, kegiatan otomotif, hingga forum investasi yang melibatkan kementerian serta pelaku usaha nasional,” ujar Ratih dijumpai di gedung DPRD Balikpapan, Selasa (14/10/2025).
Ratih menjelaskan, sektor olahraga akan diwarnai kegiatan bertema rekreasi dan otomotif, sementara bidang seni dan budaya akan hadir panggung penampilan musik daerah, tarian nusantara, dan pameran ekonomi kreatif dari pelaku UMKM Balikpapan.
“Konsepnya bukan hanya hiburan, tapi juga ruang bagi pelaku kreatif lokal untuk tampil dan dikenal lebih luas,” tambahnya.
Selain itu, Balikpapan Fest 2025 juga akan menghadirkan Investment Forum yang menghadirkan perwakilan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kementerian Investasi, hingga pelaku usaha dari dalam dan luar daerah.
“Forum ini jadi momen strategis untuk membuka peluang investasi baru.
Kami ingin pelaku usaha bisa berdiskusi langsung dengan pemerintah dan investor melalui format Business to Business,” jelasnya.
Menurut Ratih, tahun lalu capaian kunjungan wisata meningkat lebih dari 200 persen, dan tahun ini Disporapar Balikpapan menargetkan 25 ribu hingga 42 ribu pengunjung selama empat hari pelaksanaan.
“Balikpapan Fest wadah untuk menunjukkan potensi kota ini ke tingkat nasional. Kami ingin Balikpapan semakin dikenal sebagai kota wisata, bisnis, dan investasi,” tegas Ratih.
Dia pun menaruh harap kolaborasi lintas sektor yang terbangun lewat Balikpapan Fest 2025 bisa menciptakan ekosistem ekonomi kreatif yang berkelanjutan dan memperkuat identitas Balikpapan sebagai kota maju dengan jiwa kreatif.
“Semua sektor terlibat. Inilah saatnya Balikpapan menunjukkan diri sebagai kota yang dinamis, kreatif, dan terbuka untuk investasi,” pungkasnya. (*)



